Kemensos Salurkan Bantuan Gempa Rp 14 Miliar ke Tiga Provinsi

Share

Kementerian Sosial menyalurkan bantuan logistik dan santunan senilai Rp 14 miliar lebih untuk korban terdampak bencana gempa bumi di tiga provinsi hingga Selasa (18/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa alokasi anggaran tersebut digelontorkan dalam bentuk beras, sembako, peralatan pengungsian, hingga pendirian dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.

"Per hari ini sudah ada 14 miliar lebih dukungan yang diberikan dari Kementerian Sosial, ini yang dari Kementerian Sosial. Karena ini adalah uang rakyat, maka itu kami sampaikan rinciannya," kata Saifullah Yusuf, Menteri Sosial.

Layanan dapur umum Kementerian Sosial disebar pada tujuh titik kawasan Nusa Tenggara Timur, meliputi Kabupaten Sikka, Nagekeo, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Kabupaten Ende, dan Kabupaten Ngada.

"Tentu ini masih dibutuhkan tambahan-tambahan untuk di kabupaten tertentu, karena ada pengungsi-pengungsi yang perlu layanan berkelanjutan, khususnya kebutuhan makanan," kata Saifullah Yusuf, Menteri Sosial.

Kemensos menjalin koordinasi bersama pemda, TNI-Polri, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memastikan seluruh penyaluran logistik terdistribusi secara tepat sasaran.

"Untuk itu, Kementerian Sosial terus bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, di bawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kami terus berkoordinasi, berkolaborasi memastikan bahwa seluruh dukungan bisa sampai kepada mereka atau keluarga yang terdampak," kata Saifullah Yusuf, Menteri Sosial.

Pemerintah juga menyediakan cadangan logistik buffer stock senilai lebih dari Rp 4 miliar serta menyiapkan dana santunan tunai bagi korban jiwa maupun korban luka-luka.

"Ada juga buffer stock logistik nilainya lebih dari 4 miliar. Nanti santunan ahli waris kita berikan kepada 70 orang yang meninggal dunia masing-masing Rp 15 juta. Jumlah untuk sementara korban yang luka berat yang diberikan dukungan oleh Kementerian Sosial berjumlah 199 orang, masing-masing Rp5 juta, nilainya lebih dari 900 juta," kata Saifullah Yusuf, Menteri Sosial.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author