Pemprov DKI Jakarta dan KAI Bahas Keamanan Rel Pasca-Insiden Tertemper
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkoordinasi dengan PT KAI guna mengantisipasi terulangnya insiden orang tertemper kereta api yang terjadi di dua lokasi wilayah Jakarta pada Kamis (20/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa pemagaran telah dilakukan di beberapa bagian jalur rel untuk mencegah akses bebas warga. Namun, ia mengaku baru menerima informasi mengenai munculnya dua kejadian tersebut.
"Beberapa ruas sebenarnya sudah kami bangun pagar untuk masyarakat tidak, apa, dengan bebas menyeberangi rel kereta yang ada. Saya terus terang baru mendengar ini," kata Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Pramono menegaskan bahwa peristiwa penempaan ini harus menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan keselamatan di area lintasan rel.
"Tetapi tentunya bagi saya apa pun yang terjadi ini harus menjadi pemikiran bersama antara Pemerintah Jakarta dengan KAI untuk bersama-sama bisa mengurangi atau menyelesaikan peristiwa-peristiwa yang seperti itu," ujar Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Dua kecelakaan orang tertemper kereta tersebut tercatat terjadi di dua wilayah terpisah di Jakarta, yakni di kawasan Trikora, Tebet, Jakarta Selatan, serta di kawasan Duri, Jakarta Barat.