Pemerintah Luncurkan Paket Stimulus Ekonomi Semester II-2026

Share

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Paket Stimulus Ekonomi Semester II-2026 di Jakarta Pusat pada Selasa (26/5/2026). Langkah berupa pemberian berbagai insentif ini diambil guna memacu percepatan pertumbuhan ekonomi nasional, seperti dilansir dari Detik Finance.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan salah satu insentif yang diberikan adalah Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk penerbangan kelas ekonomi. Stimulus dengan anggaran sebesar Rp 472,7 m極ar tersebut akan diterapkan sepanjang masa libur sekolah pada 24 Juni hingga 5 Juli 2026.

"PPN DTP untuk pesawat ekonomi 24 Juni sampai 5 Juli Rp 472,7 miliar, itu khusus yang sekarang ya, nanti Nataru (Natal dan Tahun Baru) juga ada insentifnya," kata Purbaya di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2026).

Selain memberikan stimulus untuk sektor mobilitas warga, pemerintah juga mengalokasikan dana senilai Rp 4,14 triliun bagi pelaksanaan program magang nasional pada Juli 2026. Target dari program ini menyasar 150 ribu peserta.

Anggaran senilai Rp 2,12 triliun turut disiapkan bagi program vokasi nasional yang ditujukan bagi 220 ribu lulusan SMK dan 50 ribu korban pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Itu kira-kira yang utama," jelas Purbaya.

Kebijakan insentif fiskal ini pun menyasar sektor industri kreatif melalui pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) final bagi para penulis karya. Ketentuan pembebasan royalti ini diharapkan mampu menstimulasi produktivitas para penulis di Indonesia.

"Pembebasan royalti penulis itu dari 6% menjadi 1,5% final. (Alasannya) karena katanya penulis-penulis di sini sedikit, apalagi penulis ilmiah. Jadi ini mendorong supaya orang-orang yang punya keahlian mau nulis buku, sehingga orang kita makin banyak yang lebih pintar," imbuh Purbaya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author