DPR Kawal Penyelesaian Masalah Konsumen Proyek LRT City
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, memastikan pemerintah hadir dalam upaya menyelesaikan persoalan yang dihadapi konsumen proyek LRT City. Hal ini disampaikan dalam pertemuan pada Rabu, 19 Agustus 2026, yang melibatkan berbagai pihak terkait.
Andre menjelaskan bahwa DPR bersama PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Commuter Properti Tbk, dan Danantara terus mengawal proses penyelesaian agar persoalan tidak berlarut-larut, termasuk membahas opsi dukungan pendanaan dari pemerintah sebagai pemegang saham.
"Kita tidak omon-omon. Saya ingin memberikan gambaran betul kepada Bapak-Ibu sekalian. Ini realita yang kita hadapi. Saya tidak mau janji-janji, saya ingin masalah ini selesai," ujar Andre.
Menurut Andre, opsi pendanaan tersebut harus melalui kajian dan prosedur yang berlaku karena menyangkut dana negara. Pihak terkait diminta menyusun kajian komprehensif mengenai kebutuhan dana untuk menyelesaikan kewajiban kepada konsumen.
"Solusinya hanya satu yang bisa, yaitu pemerintah hadir di sini sebagai pemerintah, sebagai pemegang saham," tegasnya.
Andre menambahkan bahwa proses penyelesaian melibatkan Danantara Asset Management, PT Adhi Karya, dan PT Adhi Commuter Properti, dengan harapan kajian selesai tepat waktu untuk menentukan kebutuhan pendanaan secara terukur.
"Saya tidak mau janji-janji kepada Bapak-Ibu sekalian. Saya ingin memberikan informasi kepada Bapak-Ibu sekalian. Ini hasil rapat, ini yang sedang kita kerjakan," kata Andre.
Selain dukungan pendanaan, Andre mengungkapkan adanya opsi restrukturisasi kredit untuk konsumen yang kesulitan membayar cicilan. Beberapa bank telah menyatakan kesiapan membantu melalui skema tersebut.
"Kemarin bank-bank sudah sepakat untuk membantu direstrukturisasi," ujarnya.
Andre juga menyampaikan akan berkoordinasi dengan Komisi XI DPR RI untuk membahas regulasi terkait restrukturisasi kredit bersama pihak bank swasta. Pertemuan lanjutan dijadwalkan pada 8 Oktober 2026, melibatkan semua pihak terkait, termasuk perwakilan konsumen.
"Kita ingin masalah ini selesai. Pemerintah hadir dan kita kawal bersama-sama agar persoalan Bapak-Ibu sekalian bisa mendapatkan penyelesaian," tutup Andre, dilansir dari Detikcom.