BMKG Memprediksi Hujan dan Angin Kencang Melanda Wilayah Aceh
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperingatkan potensi cuaca signifikan berupa hujan berintensitas ringan hingga sangat lebat serta angin kencang yang membayangi wilayah Aceh pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Kondisi atmosfer ini dipicu oleh pembentukan daerah konvergensi dan konfluensi di sekitar perairan Sumatra.
Prakirawan Cuaca BMKG Aceh Dedi Ardana menyampaikan bahwa untuk wilayah tengah Aceh, suhu udara berada di kisaran 17 hingga 29 derajat Celsius dengan kelembapan 60 sampai 95 persen. Angin bertiup dari tenggara ke timur laut berkecepatan 5 hingga 10 kilometer per jam tanpa adanya pantauan titik panas.
Meskipun kondisi cerah berawan mendominasi pada siang hari, BMKG mengimbau warga agar tetap waspada saat beraktivitas di luar ruangan lantaran adanya potensi hujan ringan pada sore hingga malam hari. Sementara itu, BMKG Stasiun Meteorologi Malikussaleh memproyeksikan cuaca berawan hingga hujan ringan mengguyur Bener Meriah, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Langsa hingga Selasa, 18 Agustus 2026.
Sebelumnya, potensi hujan lebat hingga sangat lebat turut diwaspadai akibat kemunculan belokan angin dan konvergensi di perairan barat Aceh. Suhu permukaan laut yang hangat di Samudra Hindia bagian barat Sumatra juga meningkatkan penguapan air di atmosfer.
Prakirawan BMKG Malikussaleh Hesty menjelaskan dinamika pembentukan awan hujan tersebut.
"Suhu muka laut yang hangat di Samudera Hindia barat Sumatera juga berpotensi meningkatkan penguapan, sehingga menambah kandungan uap air di atmosfer. Beberapa kondisi tersebut, dapat berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Aceh," kata Hesty.
Ia mengimbau masyarakat untuk senantiasa mewaspadai perubahan cuaca mendadak, terutama saat melintas di jalur rawan bencana hidrometeorologi.
"Waspada hujan yang terjadi dengan intensitas sedang-lebat dan tiba-tiba pada sore-malam hari, hal ini disebabkan pemanasan intens pada siang hari," kata Hesty.
Sebaliknya, kondisi cuaca di Kota Banda Aceh terpantau cenderung lebih kondusif dengan dominasi cerah berawan hingga cerah berkecepatan angin 8 hingga 21 kilometer per jam. Kendati demikian, masyarakat yang melakukan perjalanan antarwilayah diminta tidak menjadikan cuaca Banda Aceh sebagai acuan tunggal mengingat tingginya dinamika cuaca lokal.
| Wilayah | Kondisi Cuaca | Kota |
|---|---|---|
| Wilayah Barat Indonesia | Hujan Sedang | Medan |
| Wilayah Barat Indonesia | Hujan Ringan | Padang dan Tanjung Selor |
| Wilayah Barat Indonesia | Cerah Berawan | Jakarta dan Semarang |
| Wilayah Barat Indonesia | Berawan / Berawan Tebal | Tanjung Pinang, Bandar Lampung, sebagian besar Jawa, sebagian besar Sumatera, dan Samarinda |
| Wilayah Barat Indonesia | Udara Kabur | Bengkulu, Pontianak, Palangkaraya, dan Banjarmasin |
| Wilayah Timur Indonesia | Hujan Ringan | Mamuju, Palu, Nabire, Jayapura, dan Merauke |
| Wilayah Timur Indonesia | Cerah Berawan hingga Berawan | Denpasar, Gorontalo, Ambon, Manokwari, dan Jayawijaya |
| Wilayah Timur Indonesia | Berawan Tebal | Kupang, Makassar, Kendari, Ternate, dan Sorong |
| Wilayah Timur Indonesia | Udara Kabur | Mataram |
BMKG menyarankan masyarakat terus memantau pembaruan informasi cuaca resmi untuk mengantisipasi potensi genangan, banjir, tanah longsor, hingga baliho roboh.