BEM UI Gelar Demonstrasi di Bundaran HI Usai Peringatan HUT RI

Share

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bakal menggelar aksi demonstrasi bertema #MerebutKemerdekaan di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, pada Selasa (18/8/2026). Langkah unjuk rasa tersebut diambil sehari setelah pelaksanaan seremoni peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Titik lokasi yang dipilih di Bundaran HI selaras dengan lokasi aksi massa mahasiswa terdahulu yang sempat diadang aparat keamanan pada 12 Juni lalu. Melalui unggahan di media sosial, elemen mahasiswa turut mengundang seluruh komponen masyarakat sipil untuk menyampaikan keresahan bersama di jalanan.

Keputusan menggelar unjuk rasa ini dirumuskan berdasarkan kajian mendalam serta konsolidasi bersama gerakan mahasiswa.

"Dalam konsolidasi tersebut, kami menarik kesimpulan bahwa rakyat Indonesia belum merdeka," kata BEM UI dalam keterangannya pada Senin (17/8/2026).

Organisasi mahasiswa itu menilai pemusatan kekuasaan oleh rezim pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah menempatkan masyarakat sebagai korban di ranah politik maupun ekonomi. Oleh sebab itu, BEM UI melayangkan serangkaian desakan untuk menghentikan berbagai bentuk penindasan terhadap rakyat.

Tuntutan aksi tersebut mencakup pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme, penurunan harga bahan bakar minyak serta kebutuhan pokok, hingga evaluasi menyeluruh atas proyek strategis nasional. Aksi ini juga menyuarakan penghentian proyek makan bergizi gratis, pembubaran batalion militer teritorial pembangunan, penarikan intervensi aparat di ruang publik, pengembalian otonomi daerah, dan penghentian pemangkasan dana transfer ke daerah.

Selain tuntutan nasional, massa aksi menaruh perhatian pada bencana gempa bumi berkekuatan M 7,7 yang melanda Nusa Tenggara Timur serta wilayah Sumatra.

"Tetapkan status bencana nasional untuk daerah Sumatera dan Flores serta percepat pemulihan wilayah terdampak bencana," ucap BEM UI.

Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan mengonfirmasi keterlibatan organisasinya dalam aksi demonstrasi di pusat ibu kota tersebut.

“Sehari setelah seremoni kenegaraan itu digelar, kami turun ke jalan bukan untuk merayakan, tapi untuk bertanya dengan lantang: kemerdekaan macam apa yang sedang kita rayakan?” kata Athof dalam keterangan tertulisnya kepada IDN Times, Senin (17/8/2026).

Menanggapi potensi gangguan mobilitas akibat unjuk rasa dan kegiatan kemerdekaan, Dinas Pendidikan DKI Jakarta menerbitkan Surat Edaran Nomor 87/SE/2026. Kebijakan tersebut mengizinkan seluruh sekolah negeri dan swasta di Jakarta menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada Selasa (18/8/2026).

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban jiwa akibat gempa NTT telah meningkat menjadi 68 orang. Menurut Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Suar Panjaitan, korban tersebar di Kabupaten Manggarai sebanyak 26 jiwa, Manggarai Timur 24 jiwa, Nagekeo 8 jiwa, Sikka 4 jiwa, Ende 2 jiwa, Manggarai Barat 2 jiwa, dan Ngada 2 jiwa.

"Data yang kami peroleh sementara ini sudah ada 68 jiwa, sekali lagi 68 jiwa yang meninggal. Dengan rincian, di Kabupaten Manggarai sebanyak 26 jiwa, Kabupaten Manggarai Timur 24 jiwa, Kabupaten Nadekeo sebanyak 8 jiwa, Kabupaten Sikka 4 jiwa, Kabupaten Ende sebanyak 2 jiwa, Kabupaten Manggarai Barat 2 jiwa dan Kabupaten Ngada 2 jiwa," ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Suar Panjaitan di dalam pemberian keterangan pers virtual pada Selasa sore.

Di sisi lain, perayaan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka pada Senin (17/8/2026) dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, yang tampak duduk berdampingan dan berbincang bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta Presiden ke-7 RI Joko Widodo sembari menyaksikan atraksi 81 pesawat TNI-Polri. Pesta rakyat di area Istana turut menguntungkan pedagang kecil, seperti Suhendar penjual kue ape yang meraup omzet hingga Rp16,5 juta setelah dagangannya dibeli pihak Istana untuk dibagikan kepada warga.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author