SKK Migas Saksikan Penandatanganan 11 Perjanjian Jual Beli Gas

Share

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyaksikan penandatanganan 11 Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) di Jakarta pada Rabu (20/5/2026). Momentum kesepakatan bernilai strategis ini terlaksana dalam gelaran Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026.

Struktur kesepakatan dalam 11 PJBG yang resmi diteken tersebut mencakup berbagai jenis kontrak strategis. Jenis perjanjian tersebut meliputi Gas Sales Agreement (GSA), Amendment and Restatement Gas Sales Agreement (AR GSA), Amendment GSA, hingga Heads of Agreement (HoA).

Sejumlah korporasi besar terlibat langsung dalam transaksi ini, seperti dilansir dari Bloomberg Technoz. Kerja sama GSA terjalin antara Husky-CNOOC Madura Ltd. dengan PT Petrokimia Gresik, serta AR GSA Husky-CNOOC Madura Ltd. bersama PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) atau PGN dan PT Pertagas Niaga.

Kesepakatan lain melibatkan terms GSA Medco E&P Sakakemang B.V. dengan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk dan PT Pertamina Patra Niaga. Selain itu, penandatanganan GSA juga dilakukan oleh PT Medco E&P Grissik Ltd dengan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.

Sektor kelistrikan turut mengamankan pasokan melalui amendment GSA PT Pertamina (Persero) dengan PT PLN Energi Primer Indonesia. Hubungan internal anak usaha juga diperkuat lewat GSA PT Pertamina EP dengan PT Pertamina Hulu Rokan, serta GSA PT Pertamina EP dengan PT Cikarang Listrindo Tbk.

Guna melengkapi rangkaian komitmen, Saka Indonesia Pangkah Ltd menandatangani GSA bersama PT PLN Energi Primer Indonesia. Terakhir, terdapat HoA LNG South Hub Project yang disepakati dengan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, PT Pertagas Niaga, PT Perta Arun Gas, serta PT PLN Energi Primer Indonesia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author