SMRC Catat Tingkat Kepuasan Kinerja Presiden Prabowo Anjlok

Share

Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto merosot tajam menjadi 51,1 persen berdasarkan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting yang dilakukan pada 5 hingga 19 Juli 2026 di seluruh Indonesia.

Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar 30,1 persen jika dibandingkan dengan catatan pada November 2025 yang saat itu sempat menyentuh 81,2 persen.

Kondisi ini berbanding lurus dengan memburuknya persepsi masyarakat terhadap sektor ekonomi, politik, dan penegakan hukum menjelang dua tahun kepemimpinan nasional.

Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani memberikan penjelasannya terkait pemicu utama tren penurunan tajam persepsi publik tersebut.

"Approval rating tidak datang dari hampa. Penurunan kepuasan terhadap kinerja Presiden Prabowo terjadi bersamaan dengan memburuknya penilaian masyarakat terhadap kondisi ekonomi, politik, dan penegakan hukum," kata Deni Irvani, Direktur Eksekutif SMRC.

Data riset SMRC menunjukkan sebanyak 49,4 persen responden menilai kondisi ekonomi nasional dalam kategori buruk atau sangat buruk, meningkat drastis dari angka 22,7 persen pada November 2025. Angka ini mencatatkan rekor sentimen negatif tertinggi dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir penyelenggaraan survei oleh SMRC.

Sikap kritis masyarakat tersebut dinilai sejalan dengan pandangan para ahli ekonomi terkait ketidaksesuaian pertumbuhan ekonomi di tingkat makro dan mikro.

“Bisa dikatakan persepsi publik ini mengonfirmasi perkiraan sejumlah ekonom, bahwa pertumbuhan ekonomi bukan angka yang salah, tetapi itu tidak mencerminkan pertumbuhan ekonomi di tingkat individual masyarakat,” jelas Deni Irvani, Direktur Eksekutif SMRC.

Pergeseran persepsi ini turut berimbas pada simulasi terbuka calon presiden. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berada di urutan pertama dengan elektabilitas 35 persen, disusul Prabowo Subianto sebesar 14,5 persen dan Anies Baswedan di posisi ketiga dengan 8,2 persen.

Sejumlah nama lain yang muncul dalam jajaran elektabilitas capres versi SMRC meliputi Gibran Rakabuming Raka sebesar 7,7 persen, Agus Harimurti Yudhoyono sebesar 4,9 persen, Ganjar Pranowo sebesar 4,2 persen, serta Mahfud MD sebesar 4,0 persen.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author