IHSG Berakhir Melonjak 1,10 Persen Ditopang Seluruh Sektor Saham

Share

Indeks Harga Saham Gangguan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melonjak signifikan sebesar 1,10 persen ke posisi 6.108,21 pada Kamis (16/7/2026) sore akibat sokongan penguatan dari seluruh sektor saham di pasar domestik. Kenaikan indeks acuan ini juga diikuti oleh indeks kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 yang bertambah 1,45 persen menuju level 608,58. Berdasarkan data Indeks Sektoral IDX-IC, kesebelas sektor saham berakhir di zona hijau dengan pertumbuhan tertinggi dipimpin oleh sektor teknologi yang melesat 1,94 persen, diikuti sektor barang baku sebesar 1,57 persen, serta sektor properti sebesar 1,31 persen.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus menerangkan, pergerakan positif indeks domestik disokong oleh kebijakan fiskal pemerintah dalam meredam inflasi pangan dan peningkatan biaya industri, ditambah dampak positif dari S&P Global Ratings yang mempertahankan peringkat kredit Indonesia.

"Namun, kenaikan indeks berpotensi dibatasi oleh harga minyak dunia yang kembali bergejolak di atas 80 dolar AS per barel akibat tensi panas antara Amerika Serikat dan Iran," ujar Nico dilansir dari Antara, Kamis (16/7). Nico menambahkan bahwa peningkatan harga komoditas energi tersebut berisiko membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sehingga berpotensi memperlebar defisit fiskal negara.

"Di sisi lain, kenaikan harga minyak dunia tentunya kembali membebani APBN, sehingga dikhawatirkan akan melemparkan defisit fiskal," ujar Nico. Di pasar eksternal, para pelaku pasar mengantisipasi laporan perlambatan laju produk domestik bruto (PDB) China yang tumbuh di bawah rentang target pemerintahnya sebesar 4,5 hingga 5 persen untuk tahun 2026, sekaligus memantau eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah.

Aktivitas perdagangan di BEI mencatatkan frekuensi transaksi sebanyak 2.274.000 kali dengan volume saham mencapai 26,59 miliar unit senilai Rp13,33 triliun, di mana 385 saham terapresiasi, 254 saham terkoreksi, dan 326 saham bergerak stagnan. Adapun deretan saham penyumbang keuntungan terbesar hari ini diraih oleh KBLV, CTTH, RONY, AGAR, dan MLPT, sedangkan posisi pelemahan terdalam ditempati oleh saham BAPA, DATA, ATAP, LUCY, dan GDST. Pada penutupan bursa regional Asia sore ini, indeks Shanghai ditutup menguat 1,85 persen dan Hang Seng terangkat 1,33 persen, sebaliknya indeks Nikkei merosot 2,63 persen serta Strait Times turun tipis 0,37 persen.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author