Pemerintah Komitmen Alokasikan Anggaran Pendidikan Minimal 20 Persen

Share

Pemerintah berkomitmen memprioritaskan alokasi anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Komitmen tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Paripurna DPR ke-25 Masa Sidang 2025-2026 di Senayan, Jakarta, pada Selasa (14/7/2026).

Dilansir dari Detikcom, pemaparan tersebut merupakan tanggapan resmi pemerintah terhadap pandangan sejumlah fraksi di DPR, yakni Fraksi PDIP, Gerindra, dan PKS, mengenai kewajiban alokasi anggaran belanja atau mandatory spending dalam RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN tahun 2025.

"Menanggapi pandangan Fraksi PDIP, Fraksi Partai Gerindra, dan Fraksi PKS mengenai pelaksanaan mandatory spending, pemerintah menyatakan bahwa sesuai dengan amanat Undang-Undang RI Tahun 1945, negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari APBN serta dari APBD untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional," kata Purbaya, Menteri Keuangan.

Purbaya memaparkan bahwa pemenuhan alokasi tersebut didistribusikan melalui beberapa saluran belanja negara demi mengoptimalkan penyerapan anggaran secara berkala.

"Untuk melaksanakan amanah tersebut, anggaran pendidikan setiap tahunnya ditetapkan dalam undang-undang tentang APBN sebesar 20% yang terbagi dalam tiga pilar belanja, yaitu belanja pemerintah pusat, transfer ke daerah, dan pembiayaan pendidikan," ujar Purbaya, Menteri Keuangan.

Pemerintah juga berupaya menjaga konsistensi peningkatan realisasi anggaran agar dampak pembangunan sektor pendidikan dapat dirasakan secara merata dari tahun ke tahun.

"Dari tahun ke tahun, pemerintah berkomitmen untuk mengoptimalkan realisasi anggaran pendidikan. Hal ini tercermin dari peningkatan persentase realisasi anggaran pendidikan," kata Purbaya, Menteri Keuangan.

Realisasi penyerapan anggaran sektor ini dilaporkan mengalami tren positif. Pada tahun 2025, persentase penyerapan dana pendidikan tersebut tercatat menyentuh angka 19,1 persen dari keseluruhan belanja negara.

"Realisasi anggaran pendidikan terus meningkat dari tahun ke tahun, pada tahun 2025 mencapai 19,1% dari realisasi belanja negara, dan tahun 2026 diharapkan lebih optimal dan semakin membaik," kata Purbaya, Menteri Keuangan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author