Melihat LZ110 Mobil Pertama Garapan Wuling Hasil Rekayasa Balik
Wuling kini populer sebagai produsen yang gencar meluncurkan kendaraan elektrifikasi. Namun, sejarah mencatat awal mula berdirinya raksasa otomotif ini berawal dari sebuah kendaraan roda empat yang sederhana. Seperti dikutip dari Detik Oto, unit mobil produksi pertama Wuling tersebut kini dipajang di museum Wuling yang terletak di Liuzhou, Guangxi, China.
Kendaraan historis ini ditempatkan tepat setelah diorama traktor dan mesin jahit. Kehadirannya menandai masa awal transisi perusahaan dari pabrik yang memproduksi alat pertanian.
Sejarah kendaraan roda empat pertama Wuling resmi dimulai pada 20 Januari 1982 di Liuzhou, Tiongkok. Langkah ini diambil oleh pabrik Traktor Liuzhou agar bisa merambah ke industri otomotif.
Pihak pabrik mendatangkan satu unit mobil Mitsubishi dari Jepang. Kendaraan tersebut kemudian dibongkar untuk dipelajari secara mendalam melalui metode rekayasa balik. Para pekerja merakit mobil mikro pertama yang diberi kode LZ110 secara manual dengan cara diketok tanpa bantuan robotik modern. Model ini dibangun berbasis Mitsubishi Minicab generasi ketiga keluaran 1977.
Desain Kompak dan Fungsional
Tampilan depan mobil ini dilengkapi dengan panel grill hitam horizontal besar yang menyatu dengan lampu utama berbentuk bulat pada kedua sisinya. Logo lima berlian khas Wuling berwarna merah tersemat di tengah grill.
Pelat nama bertuliskan LZ110 dipasang pada bumper depan. Sementara itu, emblem krom bertuliskan L100 menempel di pintu samping, tepat di bawah pilar A.
Kendaraan ini mengusung format micro pick-up kompak yang populer pada era 1980-an. Desainnya fungsional untuk memaksimalkan ruang kargo dengan dimensi bodi minimal agar lincah melewati jalan sempit.
Transformasi Logo dan Lisensi Resmi
Logo awal mobil ini menggunakan huruf "W" yang diambil dari merek mesin jahit Wanjia. Kehadiran lini mesin jahit ini menjadi bagian penting dari lini masa sejarah perusahaan. Pada era 1980-an, permintaan terhadap traktor pertanian menurun drastis. Manajemen pabrik akhirnya beralih memproduksi alat rumah tangga demi menjaga operasional perusahaan dan menyelamatkan ribuan karyawan dari kehilangan pekerjaan.
Bentuk logo tersebut kemudian mengalami perubahan besar. Seorang mahasiswa desain industri bernama Wei Hongren memodifikasi logo tersebut pada tahun 1987 dengan membentuk huruf W dari susunan lima berlian kecil. Liuzhou Light Vehicle kemudian menggunakan logo baru ini sekaligus memperkenalkan merek Wuling kepada publik.
Perusahaan juga menjalin negosiasi lisensi resmi dengan pihak Mitsubishi. Kerja sama lisensi ini membuat mobil van tersebut diproduksi massal dalam skala besar mulai tahun 1988 tanpa melalui metode rekayasa tiruan lagi. Generasi penerusnya kemudian meluncur ke pasar pada tahun 1990 dengan nama China Xingwang yang berbasis Minicab generasi keempat.