Donald Trump Klaim Militer AS Hancurkan Venezuela dan Iran
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa kekuatan militer negaranya telah menghancurkan Venezuela dan Iran saat menyampaikan pidato perayaan Hari Kemerdekaan AS, Sabtu (4/7/2026). Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara bertajuk 'Salute to America 250' di National Mall, Washington, DC, seperti dilansir dari Detikcom. Dalam pidatonya, Trump menegaskan bahwa kedua negara tersebut tidak berdaya menghadapi kekuatan militer Amerika Serikat.
Ia meminta publik untuk melihat kondisi Venezuela dan Iran saat ini sebagai bukti ketangguhan pasukan bersenjata negaranya. "Lihatlah Venezuela, lihatlah Iran. Kita telah menghancurkannya, menghancurkan militer mereka," kata Trump.
Selain membahas mengenai kekuatan militer saat ini, Trump mengingatkan warga Amerika Serikat mengenai berbagai pencapaian sejarah yang telah diraih oleh bangsa tersebut. Menurutnya, peradaban AS dibangun mulai dari menjinakkan hutan belantara hingga menaklukkan wilayah perbatasan.
"Orang Amerika, menyeberangi Dataran Besar, mendaki puncak Pegunungan Rocky. Kita baru saja menjinakkan hutan belantara dan menaklukkan perbatasan serta membangun kekaisaran," ujarnya. Lebih lanjut, ia menjabarkan sejumlah proyek infrastruktur raksasa yang berhasil didirikan oleh generasi terdahulu. Pembangunan infrastruktur modern tersebut meliputi jaringan kereta api, gedung pencakar langit, hingga saluran air internasional.
"Kita membangun rel kereta api, mendirikan gedung pencakar langit, gedung-gedung pencakar langit yang indah itu, dan menggali Terusan Panama, yang dianggap sebagai keajaiban dunia kedelapan," lanjutnya. Trump juga menambahkan bahwa pertumbuhan industri yang sangat kuat di dalam negeri menjadi fondasi utama. Perkembangan sektor industri tersebut diklaim membuat militer Amerika Serikat menjadi yang paling tangguh di dunia saat ini.
"Inilah semangat tak terbendung yang menciptakan industri paling kuat di dunia dan membangun militer terkuat yang pernah ada. Dan hari ini, militer kita lebih kuat dan lebih perkasa dari sebelumnya," ujarnya.