Pemerintah Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah Rampung pada 2026

Share

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menargetkan perbaikan sebanyak 71.744 sekolah di seluruh Indonesia rampung pada hari Jumat (12/6/2026) tahun ini, dilansir dari Detikcom.

Program perbaikan infrastruktur pendidikan tersebut mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp14 triliun yang telah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat.

"Kami dengan anggaran yang sudah disetujui DPR, 14 triliun, itu mengalokasikan untuk 11.744 satuan pendidikan dan insyaAllah akan ada tambahan 60.000 satuan pendidikan, sehingga tahun ini kami akan melakukan revitalisasi untuk 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia," kata Mu'ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah saat memberikan keterangan pers pascapertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Merdeka.

Realisasi pengerjaan fisik dari alokasi awal saat ini dilaporkan telah berjalan dan mencapai kisaran 70 persen.

"Sekarang yang revitalisasi tahun 2026 sudah mulai berjalan, sudah 70% dari alokasi 11.744 itu dan sudah mulai dikerjakan," kata Mu'ti.

Pemerintah memprioritaskan perbaikan bangunan sekolah ini untuk wilayah terluar, terdalam, dan tertinggal guna mencapai pemerataan kualitas pendidikan nasional.

"Kami berkunjung ke daerah-daerah, terutama daerah 3T, mereka sangat berterima kasih karena sekian puluh tahun tidak ada revitalisasi sekolah. Mereka sangat berterima kasih karena walaupun sebenarnya sesuai dengan undang-undang tanggung jawab pembangunan itu ada pada pemerintah daerah, tapi karena komitmen Bapak Presiden untuk peningkatan mutu pendidikan, kami merevitalisasi sekolah-sekolah itu baik sekolah negeri maupun swasta dan itu kami selenggarakan di seluruh Indonesia," kata Mu'ti.

Proyek infrastruktur ini juga memberikan dampak ekonomi sekunder berupa pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat di sekitar lokasi pembangunan sekolah.

"Kami memperkirakan akan ada penyerapan tenaga kerja di tingkat daerah sekitar 1,1 juta orang yang akan bisa bekerja dalam rentang waktu antara 3 sampai 8 bulan," ungkap Mendikdasmen.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author