SMAN Model Terpadu Madani Palu Juarai LCC Empat Pilar 2026

Share

SMAN Model Terpadu Madani Palu berhasil meraih posisi pertama dalam babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Palu Selatan pada Senin (22/6/2026), dilansir dari Detikcom.

Kemenangan sekolah tersebut dipastikan setelah mengumpulkan total 135 poin pada babak final. Peringkat kedua ditempati oleh SMAN 6 Palu dengan raihan 80 poin, disusul oleh SMAN 1 Tolitoli di posisi ketiga dengan perolehan 40 poin.

Pengumuman hasil kejuaraan ini menegaskan status perwakilan provinsi untuk kompetisi di tingkat nasional. Evaluasi kompetisi dan penetapan pemenang dipaparkan langsung oleh pihak penyelenggara setelah seluruh sesi perlombaan selesai dilaksanakan.

"Dengan demikian, Grup A dari SMA Negeri Model Terpadu Madani Palu ditetapkan sebagai Juara I Provinsi Sulawesi Tengah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI Tahun 2026, dan berhak mewakili Provinsi Sulawesi Tengah ke tingkat nasional di Jakarta," ujar Sintiadewi dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).

Sebelum melaju ke babak final, ketiga sekolah tersebut telah menyisihkan enam sekolah lain pada babak penyisihan tingkat provinsi. Hambatan berupa rentetan gempa bumi susulan yang intens sempat mengganggu proses belajar para peserta dari berbagai sekolah selama satu pekan terakhir.

"Ada gempa susulan, dan itu yang menjadi sedikit halangan bagi kami untuk bertemu dan belajar bersama-sama, karena tentu orang tua tidak mengizinkan kami untuk pergi berkumpul dalam kondisi seperti itu," ujar salah satu peserta yang mewakili SMAN 6 Sigi yang gugur di babak penyisihan II.

Rintangan serupa juga dialami oleh tim dari sekolah pemenang utama yang tetap memaksakan diri berlatih secara intensif. Anggota tim perwakilan mengungkapkan bahwa mereka sempat berada di perpustakaan sekolah saat gempa berkekuatan 6,7 SR mengguncang pada 16 Juni lalu.

"Tapi alhamdulillah, tahun ini kami berhasil lolos ke nasional, dan kami benar-benar berjuang keras untuk itu. Jujur, persiapan kami sudah cukup lama, tetapi kami merasa masih belum cukup karena materinya memang sangat luas dan banyak," tuturnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan dedikasi besar para siswa di tengah situasi darurat pascabencana. Anggota tim yang juga aktif dalam olimpiade sains ini menceritakan bagaimana kepanikan sempat melanda lingkungan sekolah dan orang tua murid.

"Waktu itu kami sedang bimbingan di perpustakaan sekolah, tiba-tiba terjadi gempa besar, 6,7 SR pada 16 Juni lalu. Setelah itu kami mulai was-was, karena ada beberapa orang tua yang khawatir. Tapi karena kami sudah lama mempersiapkan diri dan sangat ingin menang, kami tetap memaksa diri untuk terus latihan," tuturnya.

Pihak sekolah kini mulai menyusun strategi baru demi menghadapi ketatnya persaingan di tingkat nasional di Jakarta. Guru pembimbing sekaligus Kepala Perpustakaan SMAN Model Terpadu Madani Palu menjelaskan bahwa format soal tahun ini menuntut analisis yang lebih mendalam dari para siswa.

"Rencananya kami akan istirahat dulu beberapa hari, baru setelah itu menata ulang persiapan. Soal-soalnya memang berbeda dari tahun lalu. Sekarang benar-benar butuh kemampuan analisis.

Jurinya pun berbeda, sekarang dari kalangan dosen, jadi cara berpikirnya juga berbeda. Kami akan mencari cara terbaik agar bisa siap menghadapi tingkat nasional," sambungnya.

Pihak manajemen sekolah turut mengapresiasi kualitas pelaksanaan lomba tingkat provinsi tahun ini yang dinilai mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Kualitas sarana dan teknis perlombaan mendapat respons positif dari para guru pendamping.

"Sekarang jauh lebih baik. Saya sampai kaget Lebih bagus. Pesannya untuk penyelenggara, Be the best!" pungkasnya.

Acara penutupan kompetisi ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar Supratman, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Arniwaty Lamadjido, Anggota MPR RI Fraksi Partai Gerindra Longki Djanggola, serta Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah Syam Zaini.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author