Ray Dalio Ungkap Elon Musk Rela Pinjam Uang Demi Taruh Semua Kekayaan di Bisnis

Share

Pendiri Bridgewater Associates, Ray Dalio, membagikan kisahnya saat memberi nasihat finansial kepada Elon Musk. Informasi ini dikutip dari Detik iNET melalui tayangan podcast My First Million.

Ray Dalio pernah memperingatkan Elon Musk agar tidak mempertaruhkan seluruh hasil penjualan PayPal sebesar USD 180 juta atau sekitar Rp 3,4 triliun demi ambisi menuju Mars.

"Menghasilkan uang bukanlah hal yang penting baginya," ujar Dalio.

Meskipun berstatus sebagai orang terkaya di dunia, Bos SpaceX tersebut dinilai tidak merasa perlu memamerkan kekayaannya. Dalio menyebut Musk bahkan tidak membutuhkan fasilitas rumah maupun pengamanan pribadi.

"Dia tidak membutuhkan apa pun. Dia bahkan tidak membutuhkan tingkat kebutuhan seperti yang saya butuhkan," terangnya.

Berdasarkan laporan Fortune pada Senin (27/7/2026), Musk dikenal sangat terbuka terkait gaya hidupnya. Ia pernah tidur di bawah meja kerja pabrik Tesla, menginap di kantor Twitter pada 2023, hingga tidur di markas DOGE Washington D.C.

Keputusan finansial paling nekat terjadi usai penjualan PayPal. Musk mengalokasikan USD 100 juta ke SpaceX, USD 70 juta ke Tesla, dan USD 10 juta ke SolarCity hingga hampir meminjam uang hanya untuk membayar sewa kontrakan.

Kondisi tersebut membuat Dalio menyarankan agar Musk menyisihkan sebagian dananya sebagai cadangan jika rencana bisnisnya tidak berjalan sesuai harapan.

"(Musk) memutuskan bahwa ia akan mengambil setengah dari uang itu dan pergi ke Mars. Ia tidak memiliki pengalaman dalam hal pergi ke Mars. Saya berkata kepadanya, 'Saya sarankan Anda menyisihkan sedikit uang, ambil sebagian, agar jika semuanya tidak berjalan sesuai rencana, Anda masih punya uang itu'," kenang Dalio.

Saran dari investor senior tersebut langsung ditolak oleh Musk saat itu.

"Tidak, saya tidak perlu melakukan itu," balasnya kala itu.

Dalio menilai kepribadian Musk memiliki dua sisi ekstrem, yaitu berpikir dalam skala besar sekaligus sangat fanatik terhadap detail teknis produknya.

"Masalah seorang perancang adalah mereka ingin beralih dari visualisasi ke aktualisasi, mereka mulai dari gambaran ini hingga 'Apa detailnya?'. Jadi, saya ingat Elon memberi saya kunci mobilnya, mungkin Tesla, ada tombol kecil dan dia menunjukkan layarnya kepada saya dan dia membahas detailnya dengan sangat rinci. Dan kami berbicara tentang bagaimana dia ingin menempatkan penyiram tanaman di atas roket untuk mengirimkannya ke Mars," ungkapnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author