Purbaya Yudhi Sadewa Tanggapi Isu Bank Indonesia Masuk Kabinet

Share

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan tanggapan terkait rumor yang menyebut Bank Indonesia bakal ditempatkan di bawah kementerian serta masuk ke dalam struktur kabinet, sebagaimana dilansir dari Detik Finance pada Senin (3/8/2026).

Isu mengenai perubahan posisi lembaga moneter yang telah independen sejak berlakunya Undang-undang Nomor 23 Tahun 1999 tersebut sebelumnya ramai beredar di media sosial. Purbaya mempertanyakan asal-usul munculnya informasi itu saat ditemui di Kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Jakarta Selatan.

"Yang bilang siapa?" tanya Purbaya.

Eks Ketua Dewan Komisioner LPS tersebut kemudian menegaskan bahwa wacana perombakan tatanan lembaga negara pada kondisi saat ini dinilai kurang tepat untuk direalisasikan.

"Nanti kita lihat perkembangan seperti apa, jadi terlalu dini. Jadi gini, ketika keadaan seperti ini, kurang baik mengubah sistem yang ada," tutur Purbaya.

Menurut Purbaya, fokus utama pemerintah dan pemangku kepentingan saat ini adalah mempererat kerja sama antarlembaga, meliputi Kementerian Keuangan, BI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga LPS.

"Yang penting adalah perbaikin kinerjanya kita semua itu.Kita lebih dekat dengan BI, OJK, LPS, dan Keuangan supaya kebijakannya lebih sinergis.Itu yang dikejar mungkin," imbuh Purbaya.

Mengenai aspek independensi bank sentral, Purbaya mengungkapkan adanya aspirasi dari pihak legislatif yang menginginkan peningkatan fungsi pengawasan terhadap kinerja BI agar setara dengan pengawasan pada lembaga eksekutif lainnya.

"Jadi gini, saya pernah tanya ke DPR kenapa sih ada situasi seperti itu. Dia bilang gini, kalau Menteri Keuangan, Presiden aja bisa dikasih warning keras oleh DPR. Kenapa Bank Sentral nggak, itu aja.Tapi kalau dijalankan secara transparan nggak ada masalah itu," tutup Purbaya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author