PSBS Biak Tantang Bhayangkara FC pada Laga Pamungkas Liga
PSBS Biak menantang Bhayangkara FC pada pertandingan terakhir pekan ke-34 di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Sabtu (23-5-2026), sebagai laga penutup musim kompetisi sepak bola tanah air. Pertandingan pamungkas ini menjadi momen pembuktian bagi tim asal Papua tersebut meskipun posisi mereka sudah dipastikan terdegradasi ke Liga 2, sebagaimana dilansir dari Bola.
Klub berjuluk Badai Pasifik itu saat ini terbenam di dasar klasemen dengan perolehan 18 poin, sementara lawannya berada di posisi kedelapan dengan mengemas 50 poin. Kendati demikian, PSBS mengantongi modal sejarah positif lewat kemenangan telak 4-1 atas Bhayangkara FC pada putaran pertama yang berlangsung di Sleman pada Januari lalu.
Pelatih kepala PSBS, Marian Mihail, memberikan perhatian khusus terhadap jalannya pertandingan masa lalu tersebut. Juru taktik berkebangsaan Rumania itu menyadari bahwa materi pemain yang diturunkannya saat ini sudah banyak berubah jika dibandingkan dengan komposisi skuat pada putaran pertama.
"Itu adalah pertandingan yang sangat menarik, saya menonton pertandingan itu. Tim kami saat itu memiliki pemain asing Ruyery dan Sandro. Itu adalah tim yang berbeda dari hari ini," ujar Marian Mihail, pelatih PSBS.
Kewaspadaan tinggi diusung oleh sang pelatih menjelang peluit sepak mula dibunyikan. Ia memperkirakan bahwa tim lawan membawa motivasi tinggi untuk membalas kekalahan telak yang mereka terima pada pertemuan sebelumnya.
"Saya berharap laga nanti akan berjalan sengit karena mereka ingin membalas hasil itu. Setelah itu Bhayangkara memenangkan tujuh laga dan hanya sekali seri. Itu pencapaian fantastis setelah kalah dari kami," lanjut Marian Mihail, pelatih PSBS.
Mihail menilai pertandingan penutup musim selalu menyimpan atmosfer yang sulit diprediksi secara matematis. Walau demikian, ia menekankan pentingnya menyajikan tontonan menghibur bagi para pencinta sepak bola nasional.
"Selalu ada kemungkinan pertandingan terakhir menjadi pertandingan yang menjebak. Bisa menjadi pertandingan yang baik atau buruk," kata Marian Mihail, pelatih PSBS.
Tim pelatih menegaskan bahwa ketiadaan beban perebutan poin kritis justru bisa memicu permainan terbuka dari kedua kesebelasan. Target utama tim adalah menyuguhkan performa maksimal di lapangan hijau.
"Namun, kami berharap bagi semua penggemar, ini akan menjadi laga yang bagus. Kedua tim bisa bermain tanpa tekanan seperti sebelum-sebelumnya," imbuh Marian Mihail, pelatih PSBS.
Manajemen tim juga memanfaatkan momentum akhir musim ini untuk menyusun cetak biru skuat masa depan. Kebijakan mengorbitkan talenta lokal menjadi prioritas utama guna mengembalikan karakteristik permainan khas daerah asal mereka.
"Kami akan melanjutkan strategi untuk memberikan kesempatan pemain muda akademi seperti yang kami lakukan di laga terakhir kami. Kami ingin membangun kembali tim baru dengan identitas jelas yang mewakili semangat Papua," ucap Marian Mihail, pelatih PSBS.
Ia menolak anggapan bahwa eksperimen skuat muda ini akan menurunkan intensitas daya juang tim di atas lapangan. Komposisi terbaik tetap akan diturunkan demi menjaga genggasi klub di laga penutup.
"Bukan berarti kami tidak bermain dengan tim terbaik. Kami akan bermain dengan tim terbaik, kami memiliki tim yang sangat bagus dan berharap performa kami juga sesuai kualitas pemain," tambah Marian Mihail, pelatih PSBS.
Sikap profesional juga disuarakan oleh barisan pemain di dalam lapangan. Gelandang muda PSBS, Yano Putra, memastikan seluruh elemen skuat tetap memiliki komitmen penuh untuk menyelesaikan kompetisi dengan kepala tegak.
"Ya, ini laga terakhir kami, dan memang kami mungkin bermain dengan pemain-pemain lokal. Kita tahu kondisi kami sekarang memang sudah degradasi ke Liga 2," kata Yano Putra, gelandang PSBS.
Pemain berusia 22 tahun itu menegaskan instruksi tim pelatih untuk tetap bertarung habis-habisan hingga menit akhir telah tertanam kuat di benak pemain. Fokus skuat kini beralih sepenuhnya pada persiapan jangka panjang klub.
"Meski pertandingan ini tidak ada pengaruhnya, seperti yang pelatih bilang, kami akan tetap bermain dengan baik sampai selesai dan pelatih juga bilang kalau dia akan mempersiapkan tim ini untuk ke depannya," ucap Yano Putra, gelandang PSBS.