PPATK Petakan Wilayah Pemain Judi Online Terbanyak di Indonesia

Share

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memetakan sejumlah daerah yang mencatat akumulasi pemain judi online terbanyak di Indonesia. Dikutip dari Detik Finance, terdapat empat wilayah utama dengan konsentrasi pemain terbesar yang mencatatkan total nilai deposit mencapai Rp 1,78 triliun.

Berdasarkan data dari unggahan resmi Instagram @ppatk_indonesia, kawasan Jabodetabek kini ditetapkan masuk dalam zona merah judi online nasional. Kabupaten Bogor menempati posisi tertinggi dengan jumlah 103.092 pemain dan nilai deposit sebesar Rp 414,4 miar.

Peringkat kedua ditempati oleh Jakarta Barat yang mencatat 89.320 pemain dengan total deposit senilai Rp 600,6 miliar. Urutan ketiga diisi oleh Jakarta Timur dengan 81.750 pemain dan nilai deposit Rp 425,9 miliar, sedangkan Kota Bandung berada di posisi keempat dengan 80.549 pemain serta nilai deposit Rp 341,7 miliar.

Jika diklasifikasikan ke dalam 10 wilayah terbesar, Provinsi DKI Jakarta menyumbang empat wilayah, Jawa Barat memiliki empat wilayah, dan dua daerah lain berasal dari Provinsi Banten. PPATK mengategorikan wilayah Jabodetabek sebagai pusat aktivitas judi online nasional.

"Membentuk klaster Jabodetabek sebagai pusat aktivitas judi onlines nasional," tulis unggahan PPATK, dikutip Rabu (24/6/2026).

Untuk tingkat kecamatan di Jakarta, jumlah pemain terbanyak terdeteksi di Cengkareng sebanyak 21.497 pemain, disusul Cakung sejumlah 14.664 pemain. Selanjutnya terdapat Tanjung Priok dengan 13.769 pemain, Kebayoran Lama sebanyak 9.948 pemain, dan Bekasi Utara dengan 7.793 pemain.

"Ini menunjukkan bahwa judi online bukan lagi fenomena yang jauh atau abstrak. Ia sudah hadir di lingkungan tempat tinggal, sekolah, kampus, tempat kerja, hingga komunitas sekitar kita," jelasnya.

Kerentanan Kelompok Usia Produktif

Apabila ditinjau berdasarkan kelompok usia, mayoritas pemain judi online didominasi oleh rentang umur 20-30 tahun. Peringkat kedua ditempati oleh kelompok usia 31-40 tahun, dengan mayoritas pemain didominasi oleh laki-laki.

"Artinya, kelompok usia produktif yang menjadi motor ekonomi justru menjadi kelompok yang paling rentan terpapar judi online. Yang dipertaruhkan bukan hanya uang, tetapi juga masa depan produktif," terangnya.

PPATK memaparkan data sebaran ini berdasarkan hasil penelusuran transaksi keuangan yang mengalir ke berbagai fasilitator judi online. Konsentrasi transaksi yang masif di wilayah urban mencerminkan tingkat keterpapan yang tinggi pada pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.

Daftar 4 Wilayah dengan Pemain Judi Online Terbanyak menurut PPATK
Wilayah Jumlah Pemain Total Deposit
Kabupaten Bogor 103.092 Rp 414,4 miliar
Jakarta Barat 89.320 Rp 600,6 miliar
Jakarta Timur 81.750 Rp 425,9 miliar
Kota Bandung 80.549 Rp 341,7 miliar

Data dari PPATK tersebut juga memperlihatkan tren peningkatan partisipasi masyarakat di area penyangga ibu kota. Penegakan hukum dan literasi digital kini terus difokuskan pada klaster-klaster wilayah yang memiliki tingkat kerentanan finansial tertinggi tersebut.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Jabodetabek judi online ppatk
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author