Penembakan Massal Landa Festival Amerika Serikat

Share

Insiden penembakan yang melukai sejumlah orang terjadi di dekat area Old West End Festival di Toledo, Ohio, Amerika Serikat, pada Sabtu (6/6) sekitar pukul 17.30 waktu setempat, dan polisi masih memburu pelaku.

Pihak Kepolisian Toledo menyatakan bahwa banyak korban terluka telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat demi mendapatkan perawatan medis, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Kendati demikian, aparat penegak hukum setempat belum merilis data resmi terkait jumlah total korban maupun rincian kondisi kesehatan mereka secara detail.

Area di sekitar lokasi kejadian masih dijaga ketat oleh sejumlah personel kepolisian yang bersiaga, sementara masyarakat diimbau untuk menjauhi wilayah tersebut selama proses penyelidikan.

Acara tahunan Old West End Festival sendiri berlangsung selama dua hari di kawasan bersejarah kota Toledo yang populer dengan deretan rumah bergaya Victoria.

Sebelum insiden terjadi, festival ini diramaikan oleh parade pada Sabtu pagi, pertunjukan musik langsung, serta pasar makanan yang dihadiri banyak pengunjung.

Dua orang pengunjung yang berada di lokasi kejadian mengisahkan situasi mencekam dan kepanikan massal saat rentetan tembakan mulai terdengar.

Keduanya menggambarkan kondisi tempat acara seketika berubah menjadi kekacauan seperti disampaikan kepada afiliasi CNN, WTOL.

"Begitu saya mendengar teriakan, 'Semua mundur', semua orang berjatuhan dan saling bertabrakan. Saya tidak bisa melihat apa yang terjadi, tidak bisa melihat apa pun," kata seorang pria yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Saksi mata tersebut mengaku panik karena jarak pandang yang terbatas di tengah kerumunan orang yang berusaha menyelamatkan diri.

"banyak korban" telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan. Namun, belum ada informasi mengenai jumlah korban luka maupun kondisi mereka.

Pernyataan tertulis dari Kepolisian Toledo melalui Facebook tersebut menegaskan situasi darurat yang sedang ditangani oleh petugas medis.

"kekacauan", seperti disampaikan kepada afiliasi CNN, WTOL.

Kondisi di lapangan digambarkan sangat tidak terkendali oleh para saksi yang panik.

"Semua mundur", semua orang berjatuhan dan saling bertabrakan. Saya tidak bisa melihat apa yang terjadi, tidak bisa melihat apa pun," kata seorang pria yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Pria lain yang mendampingi saksi pertama turut memberikan kesaksian mengenai intensitas suara senjata api yang terdengar di area festival.

"banyak korban" telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan. Namun, belum ada informasi mengenai jumlah korban luka maupun kondisi mereka.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan yang melarikan diri dari lokasi kejadian.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author