Komisi Margasatwa Pennsylvania Pasang Cincin Pelacak Elang Falcon Pitt
Komisi Margasatwa Pennsylvania memasang cincin bernomor khusus pada kaki empat anak elang peregrine falcon di sarang Cathedral of Learning Universitas Pittsburgh pada Rabu, 20 Mei 2026. Pemasangan cincin ringan ini bertujuan untuk membantu para peneliti dalam melacak perkembangan populasi spesies burung pemangsa tersebut.
Anak-anak elang ini merupakan keturunan dari sepasang elang bernama Carla dan Ecco. Menurut laporan National Aviary, proses pengasuhan anak burung tersebut telah dipantau oleh publik melalui kamera pengawas FalconCam sejak awal musim, dan tahun ini menjadi tahun ketiga bagi keturunan mereka untuk mendapatkan cincin penanda.
Spesies peregrine falcon tercatat telah bersarang di kawasan kampus Pitt selama lebih dari dua dekade. Program penandaan ini menjadi bagian penting dari misi konservasi berkelanjutan bagi peregrine falcon yang sempat berada di ambang kepunahan di Amerika Serikat.
Berdasarkan data dari National Aviary, populasi burung ini menyusut drastis pada pertengahan tahun 1970-an dengan hanya menyisakan sekitar 300 pasangan yang bersarang di Amerika Utara. Populasi elang ini kembali bangkit setelah penggunaan pestisida DDT dilarang, sehingga Carla dan Ecco kini menjadi bagian dari lebih dari 3.000 pasangan biak yang terdata di wilayah tersebut.
Ahli biologi burung terancam punah dari Komisi Margasatwa Pennsylvania, Patricia Barber, memprediksi bahwa kelompok anak elang tahun ini terdiri dari dua ekor betina dan satu ekor jantan. Barber belum bisa memastikan jenis kelamin satu anak elang terakhir karena ukurannya yang berada di batas antara elang jantan besar atau elang betina kecil.
Pada sebagian besar burung pemangsa, termasuk jenis peregrine falcon, burung betina umumnya memiliki ukuran tubuh yang lebih besar daripada burung jantan. Keempat anak elang tersebut diperkirakan akan terus tumbuh dan mulai belajar terbang meninggalkan sarang paling cepat pada bulan Juni mendatang.