Pasangan Asal Florida Resmi Dapatkan Hak Asuh Bayi IVF yang Tertukar

Share

Pasangan suami istri asal Florida, Tiffany Score dan Steven Mills, resmi mendapatkan hak asuh atas bayi perempuan yang mereka besarkan setelah sempat tertukar saat menjalani program IVF. Kepastian hukum ini tercapai setelah kedua pihak menandatangani kesepakatan di pengadilan setempat pada Rabu, 24 Juni 2026, sebagaimana dilansir dari HaiBunda.

Kasus ini bermula pada Januari lalu ketika Score dan Mills menggugat The Fertility Center of Orlando setelah hasil tes genetik menunjukkan bahwa bayi yang dilahirkan Score tidak memiliki hubungan biologis dengan mereka. Bayi bernama Shea tersebut terbukti memiliki 100 persen keturunan Asia Selatan, berbeda dengan Score dan Mills yang berkulit putih.

Penyelidikan hukum kemudian berhasil mengidentifikasi orang tua biologis dari embrio yang tertukar tersebut, yang tercatat dalam dokumen pengadilan sebagai Pasien 004. Pengacara Score dan Mills, Mara Harfield, menjelaskan bahwa kliennya dan Pasien 004 telah sepakat untuk menetapkan Score dan Mills sebagai orang tua asuh tetap.

Di sisi lain, pengacara yang mewakili orang tua biologis Shea, Rob Marcereau, menyampaikan bahwa kliennya tetap ingin menjalin hubungan dengan anak kandung mereka. Marcereau menambahkan bahwa situasi ini sangat sulit bagi kedua keluarga dan terjadi bukan karena kesalahan mereka sendiri.

Hakim pengadilan, Margaret Schreiber, memberikan dukungan penuh terhadap penyelesaian damai yang dicapai oleh kedua belah pihak dalam persidangan terbaru.

"Saya senang para pihak telah mencapai kesepakatan karena saat ini anak tersebut masih relatif muda," kata Schreiber, berdasarkan keterangan Orlando Sentinel.

Ikatan emosional yang kuat sejak masa kehamilan menjadi alasan utama bagi Score dan Mills untuk tetap mempertahankan dan mengasuh Shea. Di pihak sekutu, Dr Milton McNichol selaku ahli endokrinologi reproduksi dari Klinik Fertilitas Orlando memilih tidak memberikan tanggapan terkait putusan ini, sementara klinik tersebut dilaporkan akan segera ditutup akibat masalah hukum dan finansial.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author