Massa Gelar Aksi Demo Kawal Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah
Sekelompok massa yang tergabung dalam Aksi Merdeka Kawal Praperadilan menggelar unjuk rasa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (18/8/2026). Seperti dilansir dari Detikcom, aksi tersebut berlangsung bertepatan dengan digelarnya sidang perdana gugatan praperadilan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.
Para demonstran membawa spanduk berisi tuntutan agar hakim menolak gugatan praperadilan yang diajukan pemohon. Dalam orasinya, massa mendesak penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang menyeret Febrie, serta menegaskan bahwa mekanisme praperadilan bukan wadah untuk menghentikan proses hukum.
Pengunjuk rasa menuntut agar persidangan berlangsung transparan, objektif, dan terbebas dari intervensi pihak manapun. Mereka juga menegaskan dukungan penuh kepada aparat dalam menyelesaikan perkara ini.
"Tolak praperadilan Febrie Adriansyah," demikian tuntutan yang tertulis di spanduk.
Gugatan praperadilan Febrie Adriansyah teregister dengan nomor perkara 134 Pid.Pra/2026/PN JKT.SEL. Klasifikasi perkara berfokus pada pengujian sah atau tidaknya pelaksanaan upaya paksa penyitaan yang dilakukan oleh termohon.
Dalam perkara ini, Febrie berstatus sebagai pemohon, sedangkan Polda Metro Jaya serta Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor Polri) menjadi pihak termohon. Kejaksaan Agung bertindak sebagai turut termohon dalam persidangan tersebut.
Penanganan perkara Febrie yang awalnya ditangani oleh pihak kepolisian kini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Agung. Febrie dijerat sebagai tersangka dalam dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait perkara ASABRI bersama pengusaha Don Ritto.
Selain kasus ASABRI, Febrie ditetapkan sebagai tersangka dugaan TPPU atas penyitaan barang bukti berupa 74 kg emas dan uang tunai bernilai ratusan miliar rupiah. Dalam kasus emas ini, Kejaksaan Agung turut menetapkan Nurman Herin sebagai tersangka.
Penyidik juga sedang memproses dugaan korupsi di PT Krakatau Steel dan pengadaan batu bara PLTU yang mengakibatkan blackout nasional.