NasDem Sambut Hangat Momen Megawati Gandeng Tangan Prabowo
Partai NasDem memberikan respons positif terkait momen kebersamaan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. Kedua tokoh bangsa tersebut terlihat bergandengan tangan setelah mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila, seperti dikutip dari Detikcom.
Sikap akrab dan kedekatan yang ditunjukkan oleh Prabowo dan Megawati dinilai oleh NasDem sebagai sebuah keteladanan. Hubungan harmonis antarpemimpin ini dipandang sebagai contoh yang sangat baik untuk seluruh elemen bangsa.
Sekjen NasDem Hermawi Taslim menyampaikan pandangannya kepada wartawan pada Selasa (2/6/2026).
"Kita menyambut gembira suasana kedekatan presiden dengan mantan presiden, memang demikianlah seharusnya para negarawan terus membangun kebersamaan untuk memajukan negeri," kata Hermawi Taslim.
Hermawi Taslim juga menaruh harapan besar agar keharmonisan ini dapat menular kepada para tokoh nasional lainnya. Menurutnya, hal tersebut memiliki pengaruh besar terhadap masa depan Indonesia.
"Semoga relasi dan suasana yang baik itu diikuti oleh negarawan lain di Tanah Air demi kemajuan Indonesia Raya," ujar Hermawi Taslim.
Lebih lanjut, persatuan di tingkat elite politik dinilai menjadi faktor krusial. Kedekatan yang terjalin antara Prabowo dan Megawati dianggap menjadi cerminan dari komitmen menjaga keutuhan nasional.
"Tuntutan persatuan elite adalah syarat utama untuk kita bersama-bersama mempererat persatuan demi kemajuan bangsa dan negara," ungkap Hermawi Taslim.
Tanggapan serupa datang dari Bendum NasDem Ahmad Sahroni yang mengekspresikan rasa senangnya secara langsung sebagai warga negara sekaligus politisi.
"Saya jujur sebagai rakyat dan juga politisi senang sekali melihat kejadian ini. Di samping karena mereka memang punya histori hubungan yang sangat erat, "kemesraan" dari dua negarawan bangsa ini mencerminkan betapapun bergejolaknya situasi negeri, persatuan dan kekeluargaan tetap nomor satu," ujar Ahmad Sahroni.
Ahmad Sahroni menambahkan bahwa peristiwa tersebut membawa dampak yang sangat baik bagi konstelasi politik di Indonesia. Kebersamaan ini menunjukkan bahwa stabilitas politik nasional tetap menjadi prioritas utama pihak pemerintah maupun oposisi di tengah ketidakpastian global.
"Dari sisi politik juga saya rasa ini baik dan menunjukkan pemerintah dan partai oposisi tetap focus menjaga stabilitas politik di tengah situasi global yang sedang tidak menguntungkan Indonesia," tutur Ahmad Sahroni.
"Tapi saya yakin Pak Prabowo bisa handle negeri tercinta ini jadi negara yang hebat dan kuat," imbuh Ahmad Sahroni.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut terjadi saat keduanya menghadiri Upacara Hari Lahir Pancasila. Acara resmi ini diselenggarakan di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026) dengan dihadiri juga oleh Wapres Gibran Rakabuming.
Keakraban makin terlihat jelas sesaat setelah upacara formal selesai dilaksanakan. Prabowo Subianto awalnya sedang berbincang bersama Wapres ke-10 dan 12 Jusuf Kalla serta Wapres ke-13 Ma'ruf Amin, sementara Megawati Soekarnoputri berdiri di belakang mereka.
Prabowo Subianto kemudian memberikan jalan kepada Megawati, Jusuf Kalla, dan Ma'ruf Amin untuk berjalan lebih dulu. Namun, Megawati justru mengajak Prabowo untuk melangkah bersama-sama sambil menggandeng tangannya diiringi tawa dari keduanya.