Meta Perbaiki Celah Keamanan AI Support Assistant di Instagram
Celah keamanan pada fitur asisten dukungan buatan kecerdasan buatan (AI) milik Meta telah diperbaiki setelah sempat dieksploitasi oleh peretas untuk mengambil alih paksa sejumlah akun Instagram pengguna pada Rabu (3/6/2026), dilansir dari Detik iNET.
Fitur bernama Meta AI Support Assistant yang diluncurkan Maret lalu tersebut sebenarnya berfungsi membantu pemulihan akun, namun justru disalahgunakan melalui manipulasi lokasi VPN dan pengiriman kode verifikasi email baru.
Sejumlah laporan pembobolan akun muncul di platform Reddit dan X, termasuk menyasar akun yang tidak aktif milik @obamawhitehouse, akun Chief Master Sergeant U.S. Space Force John Bentivegna, serta peritel kecantikan Sephora.
Peneliti keamanan Jane Manchun Wong menjadi salah satu korban yang mengonfirmasi bahwa akun personalnya ikut diambil alih oleh peretas melalui eksploitasi sistem AI tersebut.
"Password (akun saya) diubah tanpa sepengetahuan saya dan saya menerima permintaan reset password berkali-kali sepanjang hari. Dan saya berkali-kali dipaksa logout dari aplikasi IG iOS," tulis Wong dalam postingannya di X, seperti dikutip dari The Verge, Rabu (3/6/2026).
Metode peretasan yang tersebar melalui video di X dan Telegram memperlihatkan bagaimana pelaku mengelabui bot dengan memasukkan email baru hingga AI menampilkan tombol reset kata sandi.
Pihak korporasi segera mengambil tindakan responsif setelah mendeteksi pola serangan siber yang memanfaatkan kecacatan logika pada bot penasihat keamanan tersebut.
Juru bicara Meta Andy Stone mengatakan masalah ini sudah diperbaiki dan akun yang terdampak sudah diamankan.
Hingga saat ini, pihak Meta belum memberikan rincian total mengenai jumlah keseluruhan akun Instagram yang sempat menjadi korban dari insiden eksploitasi tersebut.