Timnas Maroko Kalahkan Haiti 4-2 di Piala Dunia 2026

Share

Tim nasional Maroko berhasil menundukkan Haiti dengan skor akhir 4-2 dalam laga terakhir penyisihan grup Piala Dunia di Atlanta Stadium pada Rabu, 24 Juni 2026 malam waktu setempat. Kendati menelan kekalahan dan harus tersingkir dari turnamen, penampilan Haiti tetap mencatatkan sejarah baru bagi sepak bola negara tersebut.

Dilansir dari Miami Herald, pertandingan ini diwarnai oleh gol pembuka dari pemain Haiti Lenny Joseph pada menit ke-10, sebelum disamakan oleh Achraf Hakimi menjadi 1-1 pada menit ke-38 di hadapan 68.239 penonton. Haiti sempat memberikan kejutan kembali melalui gol Wilson Isidor yang menandai pertama kalinya negara tersebut mencetak dua gol dalam satu babak di Piala Dunia.

Seorang pendukung setia asal Haiti mengungkapkan bahwa hasil akhir pertandingan tidak melunturkan rasa bangga terhadap pencapaian tim nasional mereka.

"It’s not about winning or losing," ujar Alex Francois, pendukung timnas Haiti.

Francois, yang mengelola pusat rehabilitasi medis di New York, menilai bahwa kelolosan Les Grenadiers ke putaran final merupakan sebuah keajaiban yang patut dirayakan di tengah keterbatasan fasilitas di negara asal mereka.

"It’s about the pride and being Haitian." ujar Alex Francois, pendukung timnas Haiti.

Ia menyoroti bagaimana para pemain generasi sekarang menunjukkan rasa percaya diri yang tinggi tanpa ada rasa takut di panggung internasional.

"We don’t even have a playing film. You understand most of these players have never been to Haiti," ujar Alex Francois, pendukung timnas Haiti.

Antusiasme generasi baru ini dirasakan sangat berbeda dibandingkan dengan masa lalu saat komunitas mereka cenderung menutup diri.

"What you’re realizing is there is a pride and joy that this generation have that we didn’t have." ujar Alex Francois, pendukung timnas Haiti.

Rasa bangga tersebut terus terpancar dari ribuan suporter yang memadati tribun dengan warna kebangsaan mereka.

"When we first came here, we were hiding," ujar Alex Francois, pendukung timnas Haiti.

Francois menegaskan bahwa identitas nasional kini disuarakan dengan lantang tanpa keraguan sedikit pun ke seluruh dunia.

"This generation has no fear letting the world know who they are." ujar Alex Francois, pendukung timnas Haiti.

Di kubu lawan, ribuan pendukung Maroko juga merayakan kemenangan ini dengan genderang dan nyanyian di sekitar area stadion.

"a big game for us." ujar Faycal Al-aryf, pendukung timnas Maroko.

Al-aryf yang merupakan warga San Francisco sudah memprediksi kemenangan negaranya walau tiket kelolosan sudah digenggam sebelumnya.

"We’re just waiting for the whistle of the referee," ujar Faycal Al-aryf, pendukung timnas Maroko.

Sementara itu, lonjakan volume kendaraan di sekitar Mercedes-Benz Stadium memaksa para suporter mencari alternatif transportasi.

"And it was only like 10 minutes" ujar Samuel Petit-Homme, pendukung timnas Haiti.

Petit-Homme, yang datang dari Kingston, memilih menggunakan layanan kereta MARTA setelah mengantisipasi kemacetan parah di jalan-jalan protokol kota Atlanta.

"The parking was free. You walk for free, which was quite surprising coming from New York," ujar Samuel Petit-Homme, pendukung timnas Haiti.

Dilansir dari CBS News, keberadaan transportasi publik ini dirasa sangat membantu mengurai kepadatan lalu lintas, sekaligus memberikan rasa aman yang berbeda bagi pengguna rutin pada malam hari.

"I usually try to stay away at nighttime. It's so, so dangerous—not a lot of police presence," ujar Herman Thomas, pengguna komuter MARTA.

Thomas mengapresiasi penambahan personel kepolisian selama turnamen berlangsung demi kenyamanan para penonton domestik maupun internasional.

"Even though I have seen police presence for the World Cup, which is what we should be seeing way more often." ujar Herman Thomas, pengguna komuter MARTA.

Ia berharap standar pengamanan ketat seperti ini dapat terus dipertahankan bahkan setelah ajang Piala Dunia berakhir.

"They definitely designated resources so it doesn't give an international stain to Atlanta, but on a normal day, it's scary," ujar Herman Thomas, pengguna komuter MARTA.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author