Kemensos Dorong Pemkab Mandailing Natal Percepat Sekolah Rakyat

Share

Kementerian Sosial mendorong Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal mempercepat pemenuhan syarat pengajuan Sekolah Rakyat permanen serta mengoptimalkan pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional. Penegasan tersebut disampaikan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono pada Selasa (11/6/2026), dilansir dari Detikcom.

Dorongan ini disampaikan Agus saat menerima kunjungan Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution di Kantor Kementerian Sosial. Program Sekolah Rakyat dinilai sangat krusial karena menyasar langsung kelompok masyarakat lapisan bawah sehingga membutuhkan pengawalan ketat pada setiap tahapannya.

"Saya senang Pak Bupati ada perjuangan kuat untuk melaksanakan program pemerintah. Tolong dikawal habis-habisan," kata Agus Jabo, Wakil Menteri Sosial.

Kemensos menekankan bahwa pengawalan serius harus mencakup kesiapan lahan, kelengkapan administrasi, hingga pelaksanaan fisik di lapangan.

"Sekolah Rakyat ini menyentuh masyarakat yang paling bawah, karena itu perlu dikawal habis-habisan," tegas Agus Jabo, Wakil Menteri Sosial.

Pengajuan pembangunan Sekolah Rakyat di Mandailing Natal sempat mengalami hambatan terkait ketersediaan lahan. Pemerintah daerah akhirnya memindahkan lokasi ke area alternatif yang dinilai lebih siap sebelum dokumennya diproses melalui Kementerian Pekerjaan Umum.

Pemerintah berharap seluruh persyaratan selesai tepat waktu agar Mandailing Natal dapat masuk dalam pembangunan tahap III. Tahap tersebut rencananya dimulai pada Oktober 2026 dan ditargetkan rampung sebelum tahun ajaran 2027/2028 berjalan.

Selain fokus pada fasilitas pendidikan, pemutakhiran data sosial ekonomi juga diminta dilakukan secara teliti dan berkala. Data tersebut menjadi pijakan utama penyaluran bantuan sosial, kepesertaan jaminan kesehatan, hingga rekrutmen peserta Sekolah Rakyat.

"Jadi updating data ini harus betul-betul dilakukan dengan serius dan teliti. Karena sekarang data ini menjadi dasar untuk berbagai program pemerintah," ujar Agus Jabo, Wakil Menteri Sosial.

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal menyatakan terus memperbarui data sosial ekonomi masyarakat di lapangan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.

"Kami terus melakukan updating. Kami juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa ada 6.800 data yang keluar dari bansos karena judi online," ujar Saipullah Nasution, Bupati Mandailing Natal.

Langkah pemutakhiran data dan pembenahan administrasi tersebut diapresiasi oleh Kemensos. Pemutakhiran yang akurat diharapkan dapat memastikan seluruh bantuan serta intervensi pemerintah benar-benar menjangkau warga yang membutuhkan di Mandailing Natal.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author