Kemendikdasmen Terbitkan Regulasi Baru MPLS 2026 untuk Siswa Baru
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menerbitkan regulasi terbaru mengenai panduan pelaksanaan masa orientasi siswa. Kebijakan ini tertuang dalam Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), dilansir dari Detikcom. Peraturan baru tersebut resmi menggantikan Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 yang mengatur tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru.
Langkah ini diambil untuk memperbarui sistem adaptasi pelajar di sekolah. Berdasarkan keputusan tersebut, durasi pelaksanaan MPLS ditetapkan selama lima hari pada pekan pertama awal tahun ajaran baru. Kegiatan rutin ini bertujuan menyambut sekaligus memperkenalkan ekosistem belajar kepada murid.
Merujuk pada kalender pendidikan 2026/2027 di Jakarta, agenda MPLS 2026 dijadwalkan berlangsung mulai Senin, 13 Juli 2026 hingga Jumat, 17 Juli 2026. Pendekatan edukatif diutamakan agar siswa baru terbebas dari unsur perpeloncoan.
Penyusunan aktivitas orientasi harus dirancang secara menarik guna memicu motivasi belajar di lingkungan yang baru. Penggabungan informasi akademik dengan permainan kelompok ringan dinilai efektif membantu adaptasi. Terdapat beberapa rekomendasi aktivitas positif yang dapat diterapkan selama masa pengenalan. Salah satunya adalah tur jelajah sekolah untuk mengenali ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, fasilitas ibadah, hingga kantin.
Aktivitas kedua berupa permainan dinamika kelompok yang dikemas melalui ice breaking sederhana. Kegiatan ini berfungsi melatih kerja sama tim serta membangun kekompakan antarpeserta didik baru. Sesi berbagi inspirasi juga dapat menjadi pilihan dengan mengundang alumni berprestasi. Kehadiran mereka diharapkan dapat membagikan pengalaman belajar yang memotivasi para siswa.
Ragam Aktivitas Pengenalan Ekstrakurikuler dan Lingkungan
Sekolah juga dapat menggelar demonstrasi ekstrakurikuler berupa pertunjukan singkat dari setiap unit kegiatan. Agenda ini mempermudah siswa baru memilih aktivitas yang sesuai dengan minat dan bakat mereka. Kegiatan kreatif lain adalah membuat pohon cita-cita pada papan mading kelas.
Setiap murid diajak menuliskan harapan serta target belajar mereka di selembar kertas sebelum ditempel bersama. Wawasan mengenai sejarah, visi misi, dan aturan sekolah dapat diuji melalui kuis tanya jawab interaktif. Metode ini dirancang untuk melatih fokus siswa dengan cara yang menyenangkan.
Aktivitas terakhir difokuskan pada aksi peduli lingkungan melalui kerja bakti ringan. Siswa dilibatkan langsung dalam merawat taman atau membersihkan kelas demi menumbuhkan rasa tanggung jawab.