Joko Widodo Belum Terima Undangan Hari Lahir Pancasila dari BPIP
Presiden ke-7 RI Joko Widodo belum dapat memastikan kehadirannya dalam Upacara Peringatan Hari Kelahiran Pancasila ke-81 di Gedung Pancasila pada Senin (01/06/2026) karena belum menerima undangan fisik dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Sabtu (30/05/2026).
Kepastian mengenai kehadiran mantan orang nomor satu di Indonesia tersebut masih tertunda akibat kendala administratif pengiriman surat resmi. Berdasarkan laporan dari Bloomberg Technoz, pihak ajudan menyatakan bahwa keputusan kehadiran sepenuhnya bergantung pada dokumen fisik yang belum sampai ke tangan mereka.
Ajudan Joko Widodo menegaskan bahwa konfirmasi kehadiran belum bisa diberikan sebelum lembar undangan resmi berada di sekretariat mereka.
"Sampai saat ini kami belum menerima undangan ataupun surat fisik resminya, jadi belum bisa memastikan apakah Bapak akan hadir atau tidak," ujar Syarif Muhammad Fitriansyah, Ajudan Jokowi dan Kompol.
Di sisi lain, pihak penyelenggara mengklaim telah mendistribusikan surat undangan kepada seluruh mantan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia. Lembaga tersebut menjadwalkan batas akhir konfirmasi kehadiran dari para tokoh nasional pada akhir pekan ini.
Sekretaris Utama BPIP menyatakan bahwa koordinasi terus dilakukan untuk memastikan para mantan pemimpin negara bisa berkumpul di Gedung Pancasila.
"Semua presiden maupun wakil presiden pastinya kita undang semuanya," kata Toni Agung Arifianto, Sekretaris Utama BPIP.
Pihak BPIP juga menjanjikan akan segera mengumumkan nama-nama tokoh bangsa yang dipastikan hadir dalam upacara memperingati hari lahir dasar negara tersebut.
"Nanti tepatnya di hari Sabtu kepastian terkait konfirmasi siapa saja yang hadir. Nanti akan kami sampaikan." kata Toni Agung Arifianto, Sekretaris Utama BPIP.
Selain Joko Widodo, kehadiran Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono juga masih dinantikan oleh publik. Megawati memiliki peluang besar untuk hadir mengingat posisinya sebagai Ketua Dewan Pengarah BPIP dan riwayat kehadirannya pada upacara tahun lalu.
Pengurus pusat partai yang menaungi Megawati memberikan indikasi positif mengenai kehadiran putri Proklamator tersebut di lokasi upacara kenegaraan.
"Insyaallah beliau hadir," kata Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPP PDIP.
Sementara itu, kepastian mengenai kehadiran Susilo Bambang Yudhoyono masih dalam tahap penelusuran internal oleh jajaran staf pribadinya. Partai Demokrat belum bisa memberikan jawaban pasti mengenai potensi pertemuan bersejarah para mantan presiden tersebut.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat menyatakan tindakan antisipatif yang diambil oleh pihak partai untuk memperjelas status undangan tersebut.
"Akan ditanyakan ke Sespri [soal undangan BPIP]," ujar Herman Khaeron, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat.