IHSG Melemah ke Level 6.078 Jelang Pengumuman Klasifikasi Pasar MSCI
Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada pembukaan perdagangan Selasa (23/6/2026). Penurunan indeks saham ini terjadi menjelang pengumuman hasil klasifikasi pasar oleh MSCI yang dijadwalkan pada Rabu (24/6).
Berdasarkan data RTI Business yang dikutip dari Detik Finance, IHSG terkoreksi sebesar 0,66% ke posisi 6.0781,24 sekitar pukul 10.00 WIB. Meskipun demikian, indeks saham sempat menyentuh level tertinggi di posisi 6.121,77 pada awal perdagangan.
Volume transaksi yang tercatat saat ini mencapai 2,24 miliar dengan nilai transaksi menyentuh Rp 1,51 triliun. Sementara itu, frekuensi perdagangan saham pada pagi ini telah dilakukan sebanyak 201.133 kali.
Kondisi ini diikuti oleh pergerakan papan perdagangan utama LQ45 yang bergerak volatil dan cenderung melemah 0,44% ke level 586.517. Sebanyak 211 saham terpantau menguat, 294 saham mengalami pelemahan, dan 191 saham lainnya berjalan stagnan.
MSCI akan mempublikasikan hasil peninjauan klasifikasi pasar pada Rabu esok. Keputusan tersebut bakal menentukan status pasar modal Indonesia, apakah tetap berada di Emerging Market atau turun menjadi Frontier Market.
Dalam pengumuman sebelumnya, MSCI terpantau menurunkan nilai kriteria aksesibilitas arus informasi atau information flow pada pasar modal Indonesia dari status positif menjadi negatif. Dari total 18 kriteria aksesibilitas pasar, hanya aspek information flow dan foreign exchange market liberalization level yang memperoleh penilaian negatif.
"Information Flow: + to -. Masalah terkait kelayakan investasi masih ada akibat keterbatasan transparansi dalam struktur kepemilikan saham serta perilaku perdagangan terkoordinasi yang mengganggu pembentukan harga yang wajar. Informasi pasar saham yang terperinci tidak selalu diungkapkan dalam bahasa Inggris," tulis MSCI dalam laporannya, Jumat (19/6/2026).