IHSG Juni 2026 Anjlok 7,9 Persen di Tengah Lonjakan Saham FORU
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan tajam sepanjang bulan lalu. Data dari Bloomberg menunjukkan indeks saham domestik ini merosot hingga 7,9% selama periode perdagangan 2 hingga 30 Juni 2026.
Pelemahan tersebut membuat IHSG terlempar ke posisi 5.643 pada penutupan perdagangan akhir bulan. Kendati performa indeks bergerak lesu di zona merah, sejumlah saham justru berhasil mencetak keuntungan besar bagi para investor.
Dilansir dari Bloomberg Technoz, beberapa emiten bahkan mampu memberikan imbal hasil atau return hingga puluhan persen. Tercatat ada enam saham yang nilainya melesat di atas 50% di tengah kondisi pasar yang sedang tertekan.
PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) memimpin barisan saham tercuan dengan lonjakan performa mencapai 88%. Posisi berikutnya diikuti oleh PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) yang melaju sebesar 77,6%.
Selain kedua emiten tersebut, PT Bhakti Multi Artha Tbk (BHAT) juga mencetak penguatan 75,2%, disusul PT Mega Perintis Tbk (ZONE) yang meningkat 71,1%. Selanjutnya, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) tumbuh 61,6% dan PT Akasha Wira International Tbk (ADES) menguat 54,4%.
Beberapa emiten lain yang masuk dalam deretan sepuluh besar top gainers meliputi PT Pratama Widya Tbk (PTPW) sebesar 43,6%, PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) 39,3%, PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) 33,3%, serta PT Multi medika Internasional Tbk (MMIX) 29,1%.
Deretan Emiten dengan Penurunan Terbesar
Di sisi lain, perdagangan bulan Juni juga menyisakan rapor merah bagi sejumlah emiten yang masuk dalam kategori top losers. PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) menjadi saham paling boncos dengan pelemahan meluncur hingga 58,3%.
Koreksi tajam juga dialami oleh PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) yang turun sebesar 56% dan PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) yang merosot 55,5%. Sementara itu, PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) terpangkas 52,8% dan PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) melemah tepat 50%.
Emiten lain yang menutup bulan Juni dengan kinerja kurang menggembirakan adalah PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) minus 49%, PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) minus 48,4%, PT Purisentul Permai Tbk (KDTN) minus 45,5%, PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE) minus 41,2%, serta PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) yang terkoreksi 40,2%.