Harga Pangan 25 Mei 2026 Melonjak Jelang Idul Adha

Share

Mayoritas harga komoditas pangan di pasar tradisional mencatatkan lonjakan menjelang Hari Raya Idul Adha 2026/1447 Hijriah. Dilansir dari Bloombergtechnoz, kenaikan ini melanda berbagai bahan pokok mulai dari beras, telur, gula, daging sapi, hingga aneka bumbu dapur.

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional yang dikelola Bank Indonesia mendata pergerakan ini pada Senin, 25 Mei 2026. Seluruh varian beras mengalami kenaikan harga dengan persentase yang bervariasi.

Beras kualitas bawah I naik 5,84% atau Rp850 menjadi Rp15.400 per kilogram (kg). Sementara itu, beras kualitas bawah II mengalami lonjakan 6,87% atau Rp1.000 menjadi Rp15.550 per kg.

Untuk beras kualitas medium I mengalami kenaikan tipis sebesar 0,62% atau Rp100 menjadi Rp16.250 per kg. Beras kualitas medium II juga terpantau merangkak naik 2,19% atau Rp350 menjadi Rp16.350 per kg.

Kenaikan juga terjadi pada beras kualitas super I sebesar 1,44% atau Rp250 menjadi Rp17.650 per kg. Selanjutnya, beras kualitas super II ikut menguat sebesar 3,54% atau Rp600 hingga menyentuh Rp17.550 per kg.

Komoditas pemanis seperti gula pasir lokal mengalami kenaikan harga sebesar 2,35% atau Rp450 menjadi Rp19.600 per kg. Gula pasir kualitas premium juga melonjak sebesar 5,94% atau Rp1.200 menjadi Rp21.400 per kg.

Sebaliknya, tren penurunan justru terjadi pada sektor minyak goreng. Minyak goreng curah terkoreksi sebesar 1,95% atau Rp400 menjadi Rp20.150 per kg.

Minyak goreng kemasan bermerk 1 juga melandai sebesar 1,26% atau Rp300 menjadi Rp23.600 per kg. Penurunan tipis sebesar 0,87% atau Rp200 terjadi pada minyak goreng kemasan bermerk 2 menjadi Rp22.850 per kg.

Lonjakan signifikan menimpa telur ayam ras segar yang meroket sebesar 8,17% atau Rp2.500 hingga menjadi Rp33.100 per kg. Sektor daging sapi juga tidak luput dari kenaikan harga di pasar tradisional.

Daging sapi kualitas 1 tercatat naik sebesar 1,89% atau Rp2.800 menjadi Rp150.750 per kg. Untuk daging sapi kualitas 2 mengalami kenaikan sebesar 1,54% atau Rp2.150 menjadi Rp141.500 per kg.

Kenaikan paling mencolok terlihat pada kelompok bumbu dapur, terutama berbagai jenis cabai. Harga cabai merah besar melambung tinggi hingga 38,04% menjadi Rp76.200 per kg.

Lonjakan paling tajam dialami oleh cabai merah keriting yang melesat hingga 45,55% menjadi Rp76.850 per kg. Cabai rawit hijau juga merangkak naik sebesar 22,95% menjadi Rp65.100 per kg.

Selanjutnya, kenaikan harga sebesar 13,31% terjadi pada cabai rawit merah yang kini menembus Rp81.300 per kg. Lonjakan ini mempertegas tren peningkatan harga bumbu dapur di pasar.

Komoditas bawang juga kompak mengalami kenaikan harga. Bawang merah ukuran sedang naik sebesar 15,05% menjadi Rp54.650 per kg, sedangkan bawang putih ukuran sedang naik sebesar 10,35% menjadi Rp42.650 per kg.

Daftar Harga Pangan Tingkat Pasar Tradisional Nasional (25 Mei 2026)
Nama Komoditas Persentase Perubahan Harga Akhir (per kg)
Beras Kualitas Bawah I +5,84% Rp15.400
Beras Kualitas Bawah II +6,87% Rp15.550
Beras Kualitas Medium I +0,62% Rp16.250
Beras Kualitas Medium II +2,19% Rp16.350
Beras Kualitas Super I +1,44% Rp17.650
Beras Kualitas Super II +3,54% Rp17.550
Gula Pasir Lokal +2,35% Rp19.600
Gula Pasir Premium +5,94% Rp21.400
Minyak Goreng Curah -1,95% Rp20.150
Minyak Goreng Kemasan 1 -1,26% Rp23.600
Minyak Goreng Kemasan 2 -0,87% Rp22.850
Telur Ayam Ras Segar +8,17% Rp33.100
Daging Sapi Kualitas 1 +1,89% Rp150.750
Daging Sapi Kualitas 2 +1,54% Rp141.500
Cabai Merah Besar +38,04% Rp76.200
Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author