Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Trump Ancam Balas Serangan Iran

Share

Harga minyak mentah dunia melonjak tajam pada perdagangan Rabu (29/7/2026) setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan membalas Iran atas upaya serangan mendadak terhadap pasukan AS di Timur Tengah, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Penguatan signifikan terjadi pada acuan minyak mentah berjangka Brent yang melonjak 7,9 persen hingga ditutup pada level US$ 90,74 per barel. Pada saat bersamaan, minyak mentah West Texas Intermediate AS menguat 6,6 persen dan menetap di harga US$ 84,46 per barel.

Eskalasi ketegangan meningkat setelah Garda Revolusi Iran meluncurkan rudal balistik ke arah pangkalan militer AS di Yordania, meski Komando Pusat AS mengonfirmasi seluruh rudal tersebut berhasil dicegat. Menyikapi aksi militer tersebut, ancaman balasan tegas langsung dilontarkan oleh pihak Washington.

"Kami akan membalas mereka dengan keras," kata Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dalam wawancara bersama Fox News.

Langkah militer Iran tersebut mengakhiri tren penurunan harga minyak yang sempat terjadi di awal pekan saat konflik kawasan diperkirakan mereda. Pengamat komoditas menilai prospek penyelesaian diplomatik atas krisis nuklir dan ketegangan maritim masih sangat rentan.

"Kami tetap sangat ragu bahwa kita berada di ambang terobosan diplomatik besar yang akan menyelesaikan perselisihan nuklir yang memicu perang lima bulan lalu atau memungkinkan normalisasi lalu lintas maritim," kata Kepala Strategi Komoditas RBC Capital Market, Helima Croft.

Ketegangan geopolitik semakin meluas setelah milisi pro-Iran di Irak meluncurkan drone ke fasilitas minyak di wilayah Riyadh dan Arab Saudi bagian timur, yang direspons dengan serangan udara gabungan jet tempur AS dan Arab Saudi pada Selasa. Di saat bersamaan, kelompok Houthi di Yaman menargetkan infrastruktur pipa minyak Arab Saudi menuju terminal ekspor Yanbu di Laut Merah guna mengganggu jalur distribusi alternatif akibat penutupan Selat Hormuz.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author