Gempa M 7.7 NTT Timbulkan 53 Korban Jiwa dan Kerusakan Faskes

Share

Sebanyak 53 orang dilaporkan meninggal dunia dan 5.659 warga terpaksa mengungsi akibat gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur hingga Minggu sore (16/8/2026), dilansir dari Detik Health.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat data sementara korban jiwa tersebut tersebar di enam kabupaten terdampak. Selain korban meninggal, sebanyak 137 warga dilaporkan mengalami luka-luka.

Rincian korban meninggal mencakup 25 jiwa di Kabupaten Manggarai, 20 jiwa di Kabupaten Manggarai Timur, empat jiwa di Kabupaten Sikka, dua jiwa di Kabupaten Ende, serta masing-masing satu jiwa di Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Nagekeo.

"Saat ini, korban luka sedang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan terdekat maupun faskes darurat," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan.

Penanganan medis para korban menghadapi hambatan lantaran guncangan gempa turut merusak ratusan fasilitas kesehatan di delapan kabupaten dan kota.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, sebanyak 21 rumah sakit terdampak guncangan, dengan rincian tiga RS mengalami rusak berat, six RS rusak ringan, dan 12 RS aman secara struktur. Dari jumlah itu, 16 RS beroperasi penuh, empat RS beroperasi sebagian, serta satu RS belum beroperasi.

Kerusakan juga terjadi pada 190 puskesmas, yang mencakup 20 puskesmas rusak berat, 37 rusak sedang, 11 rusak ringan, dan 116 lainnya tidak mengalami kerusakan. Sebanyak 122 puskesmas masih beroperasi penuh, 49 beroperasi sebagian, dan 19 puskesmas belum dapat beroperasi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author