Mantan Kapten AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia pada Usia 66 Tahun
Legenda dan mantan kapten AC Milan serta tim nasional Italia, Franco Baresi, meninggal dunia pada usia 66 tahun pada Jumat, 31 Juli 2026. Sosok yang dikenal sebagai salah satu bek terbaik sepanjang masa tersebut menghembuskan napas terakhir setelah mengabdi selama puluhan tahun untuk dunia sepak bola.
Kabar duka ini dikonfirmasi setelah sempat muncul kesimpangsiuran informasi terkait kondisi kesehatannya pada hari sebelumnya. Selama karier profesionalnya, Baresi mencatatkan 717 penampilan bersama AC Milan dan menjadi pemain dengan jumlah pertandingan terbanyak kedua di klub tersebut setelah Paolo Maldini.
Karier Baresi dipenuhi dengan berbagai pencapaian manis, termasuk torehan 20 trofi bergengsi selama 23 tahun membela seragam Rossoneri. Ia tercatat mempersembahkan tiga gelar Liga Champions, dua Piala Interkontinental, dan sejumlah trofi Serie A yang mengukuhkan dominasi Milan pada eranya.
Baresi memulai perjalanannya dari akademi AC Milan usai sempat ditolak dalam uji coba bersama Inter Milan yang lebih memilih saudaranya, Beppe. Kehadirannya di tim utama membawa angin segar hingga ia akhirnya dipercaya menjadi kapten tim selama 15 musim berturut-turut.
Penampilan impresif Baresi di lini belakang mendapat pengakuan tinggi dari sesama bintang sepak bola dunia semasa hidupnya. Legenda Argentina, Diego Armando Maradona, memuji kualitas pertahanan Baresi usai bertukar jersey setelah laga pertandingan.
"Di antara para pemain bertahan, bagi saya dia adalah yang terbaik," kata Diego Armando Maradona.
Pujian serupa diberikan sang maestro asal Argentina tersebut saat menilai kelangkaan talenta yang dimiliki oleh bek legendaris Italia tersebut.
"Pemain seperti Franco hanya lahir satu kali setiap abad," kata Diego Armando Maradona.
Kehebatan Baresi di lapangan hijau juga diakui oleh sutradara kenamaan Werner Herzog yang kagum pada visi bertanding sang pemain.
"Saya ingin memahami hati manusia sebagaimana Baresi memahami permainan," kata Werner Herzog.
Usai pensiun sebagai pemain, nomor punggung 6 yang biasa dikenakannya dipensiunkan oleh AC Milan sebagai bentuk penghormatan. Baresi tetap mendedikasikan hidupnya untuk mendukung klub hingga akhir hayatnya.