5 Fakta Matcha Lokal Indonesia yang Berbeda dari Matcha Jepang
Published
·
1 Reads
Matcha kini tidak hanya berasal dari Jepang, tetapi Indonesia juga memiliki produsen matcha lokal yang diolah dari teh Nusantara dengan keunikan tersendiri. Berikut ini 5 fakta matcha lokal dari Indonesia:
- Produsen Matcha Lokal — Rizal Firdaus mengembangkan Indomatcha di Jawa Barat sejak 2016 setelah melihat potensi melimpahnya tanaman teh di Tanah Air. Produk ini diproduksi hingga 300 kg pucuk teh per hari dan dipasarkan ke kafe lokal serta reseller.
- Jenis Daun Teh yang Digunakan — Tanaman teh diberi perlakuan shading menggunakan paranet dua minggu sebelum panen untuk mengurangi paparan sinar matahari. Teknik ini bertujuan meningkatkan kadar L-theanine pada daun teh.
- Proses Produksi Matcha Lokal — Pucuk teh di-steam untuk menjaga warna hijau, didinginkan, lalu disortasi memisahkan tulang daun hingga menjadi tencha. Setelah itu, daun digiling dengan batu khusus dari Majalengka dan disaring.
- Matcha Lokal vs Matcha Jepang — Salah satu perbedaan yang paling terlihat berada pada warnanya, di mana matcha Jepang cenderung memiliki warna hijau yang lebih terang (bright). Perbedaan ini dipengaruhi oleh varietas tanaman, kondisi lingkungan, dan proses produksi.
- Matcha Lokal Lebih Sepat dan Pahit — Indomatcha menggunakan varietas asamica khas Indonesia yang menghasilkan rasa lebih sepat dan pahit dibanding varietas sinensis khas Jepang. Karakter rasa ini menjadi ciri khas tersendiri yang menyasar segmen pasar berbeda.
Follow publika.id on Google News
Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author