Donald Trump Raih Rp466 Miliar dari Proyek Properti Luar Negeri

Share

Presiden AS Donald Trump meraup pendapatan sedikitnya US$26 juta atau sekitar Rp466 miliar dari berbagai proyek properti baru di luar negeri pada periode kedua masa jabatannya. Lonjakan kekayaan ini terjadi seiring langkah agresif keluarganya dalam meluncurkan kesepakatan bisnis internasional, sebagaimana dilaporkan dokumen pengungkapan finansial pada Selasa (30/6).

Laporan yang dilansir dari Bloombergtechnoz mengonfirmasi bahwa aliran dana tersebut berasal dari lisensi nama Trump untuk proyek real estate di Bukares (Rumania), Doha (Qatar), dan Al Raha Beach di Abu Dhabi (UEA). Pemasukan tambahan juga mengalir dari unit bisnis di kota-kota India seperti Gurugram, Noida, dan Pune. Ekspansi ini menandai perubahan kebijakan internal The Trump Organization yang sempat menolak kesepakatan luar negeri pada periode pertama kepresidenannya demi menghindari konflik kepentingan.

Pihak Gedung Putih segera memberikan tanggapan mengenai potensi benturan kepentingan dalam ekspansi bisnis global tersebut.

"Baik presiden maupun keluarganya tidak pernah—dan tidak akan pernah—terlibat dalam konflik kepentingan," tegas Anna Kelly, juru bicara Gedung Putih.

Kelly menambahkan bahwa seluruh kebijakan yang diambil oleh Presiden Trump bersama jajaran pemerintahannya dilakukan murni untuk kepentingan terbaik bagi seluruh rakyat Amerika Serikat.

"Semua tindakan yang diambil oleh Presiden Trump dan pemerintahannya murni demi kepentingan terbaik rakyat Amerika," tegas Anna Kelly, juru bicara Gedung Putih.

Di sisi lain, perwakilan dari perusahaan keluarga Trump menegaskan kekuatan finansial yang dimiliki oleh organisasi bisnis mereka saat ini.

"pengungkapan ini sekali lagi membuktikan bahwa The Trump Organization terus mempertahankan posisi keuangan yang kuat, ditopang oleh aset-aset berharga kelas dunia, likuiditas yang melimpah, serta neraca keuangan yang konservatif." kata Kimberly Benza, juru bicara The Trump Organization.

Dokumen setebal 927 halaman dari Kantor Etika Pemerintah AS menunjukkan mata uang kripto sebagai sumber pendapatan utama Trump sepanjang 2025 dengan total mencapai US$1,4 miliar. Total kekayaannya kini diperkirakan mencapai US$7,6 miliar, meningkat pesat dari US$3 miliar pada tahun 2017 menurut Bloomberg Billionaires Index.

Peningkatan pendapatan juga terjadi di dalam negeri, di mana resor Mar-a-Lago di Florida mencatat kenaikan pendapatan 55% menjadi US$77,5 juta. Pendapatan dari sektor lapangan golf turut melonjak 12% menjadi US$399 juta, termasuk Trump National Doral Miami yang meraup US$122 juta menjelang pelaksanaan KTT G20 akhir tahun ini.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author