Cesar Arturo Ramos Pimpin Laga Iran Melawan Selandia Baru

Share

Wasit asal Meksiko Cesar Arturo Ramos resmi ditunjuk untuk memimpin pertandingan babak grup G Piala Dunia antara Iran melawan Selandia Baru di Inglewood Stadium pada Senin malam pukul 18.00 waktu setempat.

Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi kedua tim karena baik Iran maupun Selandia Baru belum pernah lolos dari babak fase grup sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.

Selandia Baru tercatat belum pernah memenangkan pertandingan dalam dua penampilan sebelumnya di ajang ini, dengan menelan tiga kekalahan pada tahun 1982 dan meraih tiga hasil imbang pada tahun 2010.

Sementara itu, Iran hampir mencapai babak gugur pada edisi 2018 sebelum akhirnya disisihkan oleh Spanyol dan Portugal dengan selisih satu poin di grup yang sengit.

Bagi Cesar Arturo Ramos, laga ini akan menjadi penanda penampilan ketiganya secara berturut-turut di Piala Dunia setelah memulai debutnya pada turnamen tahun 2018.

Wasit berusia 42 tahun tersebut merupakan salah satu pengadil lapangan yang paling dipercaya FIFA dan telah memimpin sejumlah pertandingan besar, termasuk laga semifinal Piala Asia 2019, Copa America 2024, serta kemenangan Prancis atas Maroko di semifinal Piala Dunia 2022.

Berdasarkan catatan rekor, Ramos belum pernah mengeluarkan kartu merah dalam tujuh pertandingan Piala Dunia yang dipimpinnya hingga saat ini.

Kendati demikian, Ramos sempat mengeluarkan tiga kartu merah dalam satu pertandingan Piala Dunia Antarklub musim panas lalu saat laga imbang 2-2 antara Boca Juniors dan Benfica.

Dalam menjalankan tugasnya di lapangan, Ramos akan dibantu oleh rekan senegaranya, Alberto Morin dan Marco Bisguerra, yang bertugas sebagai asisten wasit di garis tepi lapangan.

Posisi wasit keempat akan diisi oleh Yusuke Araki dari Jepang, sementara Jun Mihara bertindak sebagai petugas cadangan di area pertandingan.

Teknologi video asisten wasit atau VAR akan dipimpin oleh Erick Miranda yang juga berasal dari Meksiko.

Erick Miranda akan didampingi oleh Fedayi San dari Swiss dan Bastian Dankert dari Jerman di dalam ruang kendali VAR.

Laga ini juga menjadi pembuktian bagi Iran yang sempat mengalami kendala dalam persiapan akibat harus memindahkan pemusatan latihan ke Meksiko sebelum terbang ke Amerika Serikat.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author