Jamal Musiala Tetap Berkarier Meski Alami Kejang Absans di Bayern Munich

Share

Gelandang Bayern Munich, Jamal Musiala, tetap bertekad melanjutkan karier sepakbolanya meski mengalami dua kali kolaps akibat kejang absans yang disebabkan oleh disfungsi neurologis, dilansir dari Detik Health.

Musiala yang berusia 23 tahun mendapat dukungan dari rekan setimnya, striker Bayern Munich, Harry Kane, yang menekankan pentingnya memberi ruang bagi Musiala untuk menangani kondisinya.

"Saat ini, yang terpenting adalah memberinya ruang dan membiarkannya mengatasinya dengan caranya sendiri," ujar Harry Kane.

Kane menambahkan, "Saya mendukungnya 100 persen. Kita harus menghormatinya dan cara dia ingin menangani ini. Dia telah bekerja sangat keras, terutama sejak cedera tahun lalu, untuk kembali ke performa terbaiknya."

Kejang absans merupakan kondisi neurologis yang menyebabkan penderitanya tiba-tiba menatap kosong dan kehilangan kesadaran sementara terhadap lingkungan sekitar selama 3 hingga 15 detik, menurut Cleveland Clinic.

Dalam kondisi tersebut, seseorang yang sedang melakukan aktivitas seperti berbicara atau berjalan bisa tiba-tiba berhenti sejenak dan kemudian melanjutkan aktivitasnya seperti biasa setelah kejang mereda.

Neurolog dr. Regina Becker mengatakan kondisi yang diidap Musiala dapat ditangani dengan obat-obatan yang tersedia saat ini, namun terapi tersebut kemungkinan harus dijalani dalam jangka panjang atau bahkan seumur hidup.

"Sebagian besar pasien dengan begitu sepenuhnya bebas dari serangan. Namun, mungkin saja Musiala menanti 'terapi seumur hidup'," kata dr. Becker.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author