BMKG Prediksi Cuaca Bandung Raya Didominasi Cerah Berawan Besok 19 Juli 2026
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Bandung Raya didominasi oleh cuaca cerah berawan hingga berawan pada Minggu, 19 Juli 2026. Warga diimbau mengantisipasi perubahan suhu udara yang cenderung dingin pada dini hari serta potensi berkurangnya jarak pandang akibat kabut asap.
Berdasarkan laporan cuaca resmi, variasi kondisi atmosfer menunjukkan wilayah ini akan mengalami cuaca yang cukup bersahabat untuk aktivitas luar ruangan dari pagi hingga sore hari. Namun, beberapa laporan cuaca regional sekunder memprakirakan adanya potensi awan tebal di beberapa titik lokal sepanjang hari.
Detail Estimasi Suhu dan Parameter Teknis Cuaca Bandung Raya
Data teknis dari stasiun meteorologi menunjukkan fluktuasi suhu udara di Kota Bandung berada pada rentang yang cukup lebar. Suhu udara minimum tercatat dapat menyentuh angka 17 derajat Celsius, sementara suhu maksimum di siang hari diproyeksikan mencapai 28 hingga 31 derajat Celsius.
Tingkat kelembapan udara di wilayah Bandung juga diprediksi bergerak variatif tergantung pada waktu dan wilayah spesifik. Kelembapan udara minimum berada pada angka 35 persen, sedangkan tingkat kelembapan maksimum berpotensi mencapai rentang 83 hingga 93 persen.
Kondisi Spesifik Kawasan Braga Sumur Bandung
Untuk kawasan pusat kota seperti Braga di Sumur Bandung, pemantauan instrumen pada pagi hari mencatat tekanan udara berada di angka 1015mb. Selain itu, indeks sinar ultraviolet atau UV pada waktu dini hari hingga menjelang pagi terpantau berada pada angka 0.
Kecepatan Angin dan Jarak Pandang
Pergerakan angin di wilayah Bandung secara umum bertiup dari arah tenggara menuju daratan dengan kecepatan berkisar antara 4 hingga 8 kilometer per jam. Kendati demikian, beberapa pemantauan linimasa lain mencatat adanya variasi arah angin dari Utara, Barat Daya, serta Timur Laut dengan kecepatan berkisar 3,5 hingga 8,2 kilometer per jam. Faktor keselamatan transportasi dan jarak pandang juga menjadi perhatian pada pergantian hari.
Jarak pandang di Kota Bandung dilaporkan mengalami pembatasan berkisar antara 4,1 kilometer hingga 7,6 kilometer pada waktu dini hari akibat fenomena kabut asap atau smoky haze. Masyarakat yang hendak melakukan aktivitas sejak dini hari dapat memperhatikan pergerakan indikator cuaca per jam yang telah dirilis oleh pemantau meteorologi. Berikut adalah rincian data kondisi cuaca, suhu, beserta kelembapan udara untuk wilayah Bandung pada sesi dini hari hingga pagi.
Data berikut merangkum perkembangan kondisi cuaca pada periode krusial tersebut:
| Waktu (WIB) | Kondisi Cuaca | Suhu Udara | Kelembapan Udara |
|---|---|---|---|
| 01.00 – 04.00 | Kabut asap / Berawan sebagian | 18–21°C | 71–91% |
| 05.00 – 06.00 | Cerah berawan (Suhu Terendah) | 17°C | 85–91% |
| 07.00 | Cerah berawan | 20°C | 75% |
Kondisi suhu udara terendah mencapai 17 derajat Celsius diprediksi terjadi secara konsisten pada pergantian waktu pukul 05.00 hingga 06.00 WIB. Pertanyaan warga mengenai "suhu bandung dingin hari ini" terjawab melalui siklus variasi suhu lokal yang dipengaruhi oleh angin tenggara ini.
Perbandingan dengan Kondisi Cuaca Wilayah Jawa Lainnya
Secara regional di Pulau Jawa, BMKG melaporkan bahwa cuaca pada hari Minggu ini secara umum didominasi oleh kondisi berawan hingga berawan tebal. Karakteristik cuaca di Bandung terhitung relatif lebih cerah dibandingkan beberapa wilayah pusat ekonomi utama lainnya di Jawa.
Sebagai perbandingan regional, wilayah Jakarta diperkirakan berawan hingga berawan tebal tanpa adanya potensi hujan sebagai kondisi utama sepanjang hari. Sementara itu, wilayah Yogyakarta cenderung mengalami kondisi cuaca berawan pekat tanpa anomali cuaca ekstrem.
Di wilayah Jawa Timur, Kota Surabaya dipetakan berpotensi mengalami fenomena udara kabur yang serupa dengan kondisi kabut asap di Bandung. Fenomena udara kabur di Surabaya tersebut juga dilaporkan dapat memengaruhi tingkat jarak pandang bagi para pengendara di jalan raya.