Beruang Serang Kawasan Industri Fukushima hingga Empat Orang Terluka

Share

Seekor beruang menyerang kawasan permukiman dan dua fasilitas pabrik di Kota Fukushima, Jepang, pada Selasa (2/6/2026) hingga mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka.

Insiden tersebut menambah panjang daftar konflik antara manusia dan beruang di Jepang, setelah rekor kematian 13 orang tercatat akibat serangan hewan liar ini pada tahun lalu.

Aparat kepolisian setempat segera memberikan rilis resmi mengenai situasi darurat yang terjadi di wilayah prefektur tersebut, sebagaimana dilansir dari Detikcom melalui kantor berita AFP.

"Insiden cedera manusia terkait beruang… terjadi di Kota Fukushima, melukai empat orang," kata kepolisian setempat dalam sebuah pernyataan, dilansir kantor berita AFP, Selasa (2/6/2026).

Berdasarkan laporan harian Yomiuri Shimbun yang mengutip pejabat polisi dan pemadam kebakaran, amukan hewan liar ini bermula di sebuah pabrik suku cadang mobil.

Panggilan darurat sempat bermunculan yang melaporkan bahwa sejumlah karyawan telah digigit oleh mamalia besar tersebut, sebelum sang beruang bergerak menuju lokasi lain.

Dua korban berikutnya terluka saat hewan tersebut melanjutkan pergerakannya ke area perumahan warga serta lokasi pabrik peralatan elektronik yang berada di sekitar kawasan itu.

Satu korban dilaporkan menderita luka yang cukup parah, sedangkan tiga orang lainnya beruntung karena hanya mengalami luka-luka ringan.

Berdasarkan data dari kementerian lingkungan hidup setempat, intensitas kemunculan satwa ini melonjak tajam hingga menembus angka 50.000 kali pada tahun fiskal terakhir yang berakhir Maret lalu.

Angka penampakan beruang tersebut melonjak hingga lebih dari dua kali lipat jika dibandingkan dengan rekor tertinggi yang pernah tercatat dua tahun sebelumnya.

Hewan-hewan tersebut kini semakin berani memasuki area perumahan, berkeliaran di dekat gedung sekolah, hingga masuk ke dalam supermarket dan area pemandian air panas.

Media lokal melaporkan bahwa peningkatan aktivitas ini terjadi seiring dengan berakhirnya masa hibernasi musim dingin dari mamalia tersebut.

Sebelumnya pada bulan April, kementerian lingkungan hidup mencatat satu korban jiwa dan lima korban luka akibat serangan serupa.

Kasus ini tidak hanya terjadi di daerah terpencil karena wilayah pinggiran Tokyo juga melaporkan belasan penampakan beruang, termasuk serangan terhadap seorang pendaki asal Rusia pada bulan lalu.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author