Banjir Bandang Terjang Nuristan Afghanistan Puluhan Orang Tewas

Share

Bencana banjir dahsyat menerjang Provinsi Nuristan, Afghanistan, pada Selasa (21/7/2026), yang mengakibatkan sedikitnya 20 orang tewas, puluhan lainnya luka-luka, dan lebih dari 100 warga dilaporkan hilang.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana Afghanistan (ANDMA) mengonfirmasi sedikitnya 20 jenazah telah ditemukan dan lebih dari 80 orang mengalami luka-luka, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Puluhan korban jiwa tersebut ditemukan di ibu kota Provinsi Nuristan, Parun, serta sejumlah wilayah di area perbatasan Pakistan.

Dampak banjir juga menyasar jajaran pejabat daerah setempat. Kantor Gubernur Nuristan mengungkapkan bahwa Wali Kota Parun beserta beberapa pegawai pemerintah daerah dilaporkan ikut hilang dalam bencana ini.

"Sembilan jenazah telah ditemukan," kata Juru Bicara Gubernur Nuristan, Feraidon Samim.

Samim beserta pihak ANDMA secara terpisah mengonfirmasi bahwa lebih dari 100 orang warga hingga saat ini masih dalam pencarian.

Kawasan Parun yang menjadi pusat dampak terparah memiliki deretan pasar, pertokoan, dan bangunan di sepanjang aliran sungai. Kepala LSM Shpoul di Parun, Ashiqullah Safi, mencatat bahwa luapan air telah menghancurkan pusat pemerintahan kota, sebuah fasilitas hotel, dan puluhan unit toko.

Warga setempat kini berupaya melakukan pencarian korban secara mandiri menggunakan peralatan seadanya. Proses evakuasi di lapangan terkendala oleh tumpukan material bebatuan besar yang terbawa arus banjir hingga menutupi sebagian wilayah kota.

Ancaman bencana serupa sebelumnya telah diprediksi oleh pihak berwenang. Kepala Badan Perlindungan Lingkungan Afghanistan, Mawlavi Mati-ul-Haq Khalis, memperingatkan bahwa frekuensi banjir di Afghanistan terus meningkat akibat persoalan lingkungan yang memperburuk krisis kemanusiaan di negara tersebut.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author