Umat Islam Dianjurkan Amalkan Doa Ini agar Usaha Lancar dan Berkah

Share

Menjalankan sebuah bisnis memerlukan strategi yang matang agar mendapatkan hasil terbaik. Di samping ikhtiar lahiriah tersebut, umat muslim juga dianjurkan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT demi kelancaran usaha.

Membaca doa menjadi salah satu bagian dari ikhtiar spiritual untuk memohon kemudahan dalam berniaga. Melalui untaian doa, seorang pelaku usaha dapat merasakan ketenangan hati dan membangun rasa optimisme dalam melewati setiap tantangan bisnis.

Dilansir dari HaiBunda, terdapat beberapa bacaan doa yang bisa diamalkan oleh para pelaku usaha untuk memohon kelancaran, keberkahan, serta rezeki yang halal.

1. Doa Memohon Keluasan Rahmat

Kementerian Agama RI dalam buku Kumpulan Doa Sehari-hari memuat doa memohon keluasan rahmat Allah SWT berikut ini:

رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ شَيْءٍ رَّحْمَةً وَعِلْمًا فَاغْفِرْ لِلَّذِينَ تَابُوا وَاتَّبَعُوا سَبِيلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ

رَبَّنَا وَأَدْخِلْهُمْ جَنَّاتِ عَدْنٍ الَّتِي وَعَدْتَّهُمْ وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آبَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

“Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu-Mu meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan-Mu serta peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala Ya Tuhan kami, masukkanlah mereka ke dalam surga yang telah Engkau janjikan kepada mereka dari orang-orang shalih di antara bapak-bapak mereka, istri-istri mereka, dan keturunan mereka semua. Sungguh Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Dan peliharalah mereka dari batasan kejahatan.” (Al-Mukmin ayat 7-8)

2. Doa Mohon Rezeki

Umat Islam juga dapat mengamalkan doa yang termaktub dalam Al-Qur'an surat Al-Maidah ayat 114:

قَالَ عِيْسَى ابْنُ مَرْيَمَ اللّٰهُمَّ رَبَّنَآ اَنْزِلْ عَلَيْنَا مَاۤىِٕدَةً مِّنَ السَّمَاۤءِ تَكُوْنُ لَنَا عِيْدًا لِّاَوَّلِنَا وَاٰخِرِنَا وَاٰيَةً مِّنْكَ وَارْزُقْنَا وَاَنْتَ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ ١١٤

“Isa putra Maryam berdoa, ‘Ya Allah Tuhan kami, turunkanlah kepada kami hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami, yaitu bagi orang-orang yang sekarang bersama kami maupun yang datang setelah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan-Mu. Berilah kami rezeki. Engkaulah sebaik-baik pemberi rezeki.”

3. Doa untuk Mendapatkan Rezeki yang Halal

“Wahai Allah, wahai Zat Yang Maha Kaya, wahai Zat Yang Maha Terpuji, wahai Zat Yang Memulai, wahai Zat Yang Mengembalikan, wahai Zat Yang Maha Penyayang, wahai Zat Yang Maha Mencintai. Cukupilah kami dengan kehalalan-Mu dari keharaman-Mu. Cukupilah kami dengan anugerah-Mu dari selain Engkau. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan sahabat beliau.”

4. Doa untuk Memudahkan Mata Pencaharian

بِسْمِ اللَّهِ عَلَى نَفْسِي وَدِينِي، اللَّهُمَّ رَضِّنِي بِقَضَائِكَ وَبَارِك| لِي فِيمَا قَدَّرْتَ عَلَيَّ حَتَّى لَا أُحِبَّ تَعْجِيلَ مَا أَخَّرْتَ وَلَا تَأْخِيرَ مَا عَجَّلْتَ

“Dengan nama Allah, semoga Allah menjaga diri kami, harta kami, dan agama kami. Wahai Allah, ridhailah kami dari ketetapan-Mu dan berilah berkah kepada kami pada segala apa yang telah Engkau putuskan sehingga kami tidak suka mempercepat apa yang Engkau akhirkan dan tidak pula menyukai mengakhirkan apa yang Engkau percepat.”

5. Doa Memulai Bisnis

اللهم إني أَسْأَلُكَ الثَّبَاتَ فِي الْأَمْرِ، وَالْعَزِيمَةَ عَلَى الرَّشْدِ، وَأَسْأَلُكَ شُكُرَ نِعْمَتِكَ ، وَأَسْأَلُكَ حُسْنَ عِبَادَتِكَ ، وَأَسْأَلُكَ قلبا سليمًا ، وَأَسْأَلُكَ لِسَانًا صَادِقًا ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا تَعْلَمُ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا تَعْلَمُ إِنَّكَ أَنْتَ عَلاَمُالغيوب . ( رواه الترميذي والنسائي وأحمد)

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ketegaran dalam menghadapi permasalahan dan memohon agar Engkau berkenan memberikan petunjuk. Aku memohon kepada-Mu agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu. Aku memohon kepada- Mu agar giat beribadah kepada-Mu.

Aku memohon kepada-Mu bati yang bersih dan lisan yang jujur. Aku memohon kepada- Mu kebaikan yang Engkau ketahui dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang Engkau ketahui. Aku juga memohon kepada-Mu curahan ampunan dari segala dosa yang Engkau ketahui, karena hanya Engkaulah yang Maha Mengetahui segala yang gaib.”

Lafaz doa di atas kemudian dapat dilanjutkan dengan membaca bacaan berikut:

يَا مُرَنِي نَفَقَاتِ أَهْلِ الْتَقَى وَمُضَاعِفَهَا ، وَيَا سَائِقَ الْأَرْزَاقِ سَحَا إِلَى الْمَخْلُوقِيْنَ، وَيَا مُفْضِلَنَا بِالْأَرَزَاقِ بَعْضَنَا عَلَى بَعْضٍ، سُقْنِي وَوَجَهْنِي فِي تِجَارَتِيْ هَذِهِ إِلَى وَجْهِ غِنَى عَاصِمٍ شَكُورٍ. أَخُذُهُ بِحُسْنِ شُكْرٍ لِتَنْفَعَنِي بِهِ وَ تَنْفَعَ بِهِ مِنِّيْ

“Wahai Dzat Yang mengurus, mengatur, dan melipatgandakan nafkah ahli takwa, wahai Dzat Yang membagi rezeki kepada para makhluk, wahai Dzat Yang melebihkan rezeki sebagian di antara kami di atas sebagian yang lain, tuntun dan hadapkanlah aku dalam bisnisku ini kepada Dzat Yang Mahakaya, Yang Maha Menjaga, dan Maha Menerima syukur. Aku melakukan ini dengan rasa syukur yang baik agar Engkau memberiku manfaat dan mendatangkan manfaat (bagi bisnis ini).”

6. Doa agar Dagangan Laris

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِي رِزْقًا حَلالاً وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعْبِ ولا مشقة ولا ضير ولا نصب إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ .

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar melimpahkan rezeki kepadaku berupa rezeki yang halal, luas, dan tanpa susah payah, tanpa memberatkan, tanpa membahayakan dan tanpa rasa lelah dalam memperolehnya. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu.”

7. Doa agar Dikaruniai Rezeki yang Berlimpah

اللَّهُمَّ إِنِّي أَدْعُوْكَ لِهَمِّي لَا يُفَرِّجُهُ غَيْرُكَ وَلِرَحْمَةٍ لَا تَنَالُ إِلَّا بِكَ وَلِكَرْبِ لَا يَكْشِفُهُ إِلَّا أَنْتَ وَلِرَغْبَةٍ لَا تَبْلَغُ إِلَّا بِكَ وَلِحَاجَةٍ لَا يَقْضِيْهَا إِلَّا أَنْتَ.

“Ya Allah, aku berdoa kepada-Mu untuk duka yang tak akan dibahagiakan oleh selain-Mu, rahmat yang tak akan dicapai kecuali dengan-Mu, derita yang tak akan terbilangkan kecuali oleh-Mu, harapan yang akan tercapai kecuali dengan-Mu, hajat yang tak mungkin dipenuhi kecuali oleh-Mu.”

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author