AS Serang Kapal Tanker di Oman Tiga Pelaut India Tewas
Militer Amerika Serikat menyerang kapal tanker MT Settebello berbendera Palau di lepas pantai Oman dekat Selat Hormuz pada Rabu (10/6/2026) hingga menewaskan tiga pelaut asal India. Informasi mengenai jatuhnya korban jiwa tersebut dikonfirmasi oleh Pemerintah India pada Kamis (11/6/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Menteri Pelabuhan, Perkapalan, dan Jalur Perairan India, Sarbananda Sonowal, menyampaikan pengumuman resmi mengenai insiden tragis yang menimpa kapal pembawa awak komersial tersebut.
"Sangat disayangkan mengetahui insiden tragis di atas kapal MT Settebello yang berbendera Palau," kata Sonowal dalam pengumumannya.
Kematian para awak kapal dipastikan setelah otoritas terkait menemukan seluruh korban yang sebelumnya sempat dinyatakan hilang di lokasi kejadian.
"Sayangnya, tiga pelaut India yang awalnya dilaporkan hilang, kini dikonfirmasi meninggal dunia setelah jenazah-jenazah mereka ditemukan dan diidentifikasi," ucapnya.
Pemerintah India menyatakan dukacita mendalam atas insiden ini dan berkomitmen memberikan bantuan penuh kepada seluruh keluarga korban.
"Pemerintah India berdiri teguh bersama keluarga-keluarga yang berduka selama masa sulit ini," kata Sonowal.
Otoritas pelabuhan dan maritim India juga telah diminta mengambil langkah cepat untuk mengurus kepulangan para pelaut yang selamat maupun korban meninggal.
"Saya telah menginstruksikan para pejabat untuk memastikan pemulangan segera para awak yang diselamatkan dan penyerahan jenazah yang meninggal untuk upacara pemakaman mereka," ujarnya.
Kementerian Luar Negeri India langsung mengambil tindakan diplomatik dengan memanggil diplomat senior Amerika Serikat di New Delhi guna melayangkan protes keras atas tindakan militer Washington.
Peristiwa ini menjadi serangan kedua oleh militer Amerika Serikat terhadap kapal dagang berawak warga negara India dalam pekan yang sama. Sebelumnya, pada Senin (8/6/2026), otoritas Oman mengevakuasi 24 pelaut India dari kapal MT Marivex yang juga dihantam serangan udara Amerika Serikat.
Dokumentasi dari Serikat Pelaut India memperlihatkan proses evakuasi kru menggunakan helikopter di tengah kepulan asap hitam dari bagian anjungan kapal. Hingga saat ini, pihak otoritas maupun militer Amerika Serikat belum memberikan respons resmi terkait operasional yang menimbulkan korban jiwa tersebut.
Ketegangan di wilayah tersebut meningkat akibat aksi saling serang antara Amerika Serikat dan Iran yang terus berkecamuk sejak akhir Februari lalu. Eskalasi pertempuran kembali memanas di wilayah Iran bagian selatan dalam beberapa hari terakhir meskipun kesepakatan gencatan senjata yang rapuh telah berjalan sejak April.