Ratusan Artis Datangi Bursa Efek Indonesia Gandeng Folago Dorong Ekonomi Kreatif

Share

Rombongan pelaku hiburan dan pembuat konten mendatangi Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (25/5/2026). Seperti diberitakan oleh Bloomberg Technoz, terdapat sekitar 150 figur publik yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Beberapa nama besar yang terlihat di antaranya Baim Wong, Wulan Guritno, Yuni Shara, Kimberly Ryder, Paula Verhoeven, Chicco Jerikho, hingga Arya Saloka. Kehadiran mereka di Main Hall BEI bertujuan untuk menyepakati kerja sama strategis.

Para figur publik ini melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX). Kolaborasi ini mengusung tajuk Folago All Starts: Empowering the New Creative Economy.

Melalui kemitraan ini, pelaku UMKM kini memiliki kesempatan untuk mengakses jaringan periklanan berbasis figur publik secara lebih terstruktur. Prosesnya dirancang tanpa melalui negosiasi konvensional yang rumit serta dengan biaya yang adaptif bagi skala bisnis kecil.

Langkah lewat inisiatif Folago All Stars ini memicu transformasi bagi perseroan. Perusahaan memperlebar fokusnya dari platform creator economy menjadi penyedia infrastruktur periklanan digital yang ramah bagi semua pelaku usaha.

Program ini juga memperoleh sokongan dari sistem pemerintahan, otoritas regulasi, serta pasar modal domestik. Sinergi ini diharapkan mampu meratakan akses promosi bagi pelaku usaha di tanah air.

“Kami datang ke sini semuanya, yang kita sama-sama mau membangun memang dari segi UMKM, tolong di-support, mudah-mudahan jadi sesuatu, nggak gitu-gitu aja,” kata Baim Wong di Gedung BEI Jakarta pada Senin (25/5/2026).

Penjabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik mengapresiasi berkumpulnya para pelaku industri kreatif ini. Menurutnya, kehadiran mereka akan membuat variasi portofolio di pasar modal Indonesia menjadi semakin beragam.

Jeffrey menilai keterlibatan sektor baru ini akan memperkuat industri yang memiliki tren pertumbuhan positif. Penambahan variasi sektor ini dianggap menguntungkan bagi iklim investasi di bursa.

“Sesuai dengan teori diversifikasi tentu itu akan baik buat perusahaan kita, sehingga ada tambahan sektor atau industri yang pertumbuhannya juga baik,” kata Jeffrey.

Di sisi lain, BEI memanfaatkan momentum ini untuk mengedukasi berbagai lapisan masyarakat agar tidak ragu menanamkan modal di pasar saham dalam negeri. Langkah merangkul komunitas sektoral ini bukan pertama kalinya dilakukan oleh otoritas bursa.

Sebelumnya, BEI juga telah mengadakan program serupa dengan menyasar kelompok profesi lain seperti awak kabin pesawat udara. Seluruh elemen masyarakat terus didorong untuk ikut serta menjadi investor aktif.

“Kegiatan seperti itu kan sudah kita lakukan, ya, kepada komunitas-komunitas dan kelompok-kelompok masyarakat tertentu untuk bisa juga menjadi investor di pasar modal. Yang terakhir, kalau teman-teman mengikuti di acara Syariah Investment Week kemarin kita mengajak komunitas dari industri penerbangan, pesawat menjadi investor saham. Tentu semua kelompok, semua komunitas kami ajak,” ujar Jeffrey.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author