Penrith Panthers Tundukkan New Zealand Warriors 20-18 di Sydney
Penrith Panthers sukses menundukkan New Zealand Warriors dengan skor tipis 20-18 dalam laga pekan ke-13 National Rugby League (NRL) di CommBank Stadium, Sydney, pada Minggu, 31 Mei 2026.
Kemenangan tersebut membawa Penrith Panthers memperlebar keunggulan mereka menjadi empat poin di puncak klasemen sementara kompetisi, sementara New Zealand Warriors tertahan di peringkat kedua.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal dengan tingkat penyelesaian umpan yang tinggi, di mana Panthers mencatat akurasi 92 persen sedangkan Warriors membukukan 89 persen.
Panthers memimpin 16-6 pada babak pertama lewat dua tri dari Casey McLean pada menit ke-5 dan ke-29, serta satu aksi dari Paul Alamoti pada menit ke-37.
Namun, Warriors bangkit setelah jeda melalui tri Taine Tuaupiki dan Alofiana Khan-Pereira yang memanfaatkan kegagalan Alamoti mengamankan bola, sehingga skor berbalik menjadi 18-16 untuk Warriors setelah konversi Adam Pompey.
Alamoti kemudian menebus kesalahannya pada menit ke-70 dengan mencetak tri penentu di sudut lapangan setelah menerima umpan lambung dari kapten pengganti, Dylan Edwards.
Edwards tampil impresif memimpin tim dengan catatan 222 meter lari dan satu umpan tri, sementara tiga bintang State of Origin Panthers lainnya diistirahatkan oleh pelatih Ivan Cleary.
Di kubu Warriors, Jackson Ford bermain penuh selama 80 menit dengan torehan 134 meter lari serta 51 tekel, namun tim tamu harus merelakan kemenangan setelah tiga tri mereka dianulir wasit.
Keributan kecil sempat pecah di babak kedua ketika Edwards mendorong James Fisher-Harris yang kedapatan bersorak di depan muka Alamoti setelah kesalahan antisipasi bola.
"He was outstanding, awesome, he likes playing against his Kiwi mates as well," ujar Ivan Cleary, Pelatih Penrith Panthers saat memuji performa McLean.
Cleary menambahkan bahwa McLean yang bermain di tengah hujan deras pada laga sebelumnya tetap tampil menyerang dan memberikan perbedaan besar bagi tim.
"I got asked about him playing on the wing [for NSW] a few weeks back, I know he’s played there, but he hadn’t done pretty much any reps there. Then he goes out [on Wednesday] in the pouring rain and attacked everything … I’m glad he plays for us," kata Ivan Cleary, Pelatih Penrith Panthers.
Ketegangan di lapangan membuat wasit Gerard Sutton memberikan peringatan keras kepada kapten kedua tim agar bisa mengendalikan para pemainnya.
"This is not up for debate or discussion," cetus Gerard Sutton, Wasit.
Sutton menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga situasi tetap kondusif berada di tangan kapten dan dirinya tidak segan mengeluarkan pemain jika keributan terulang kembali.
"There is a try scored, and you come in and want to get in their face," kata Gerard Sutton, Wasit.
Sutton menyatakan hal tersebut untuk meredam situasi panas karena pertandingan sudah memasuki fase yang sangat krusial.
"If it kicks off, you will lose blokes; the responsibility is on both you guys to get your fellas out. If you don’t do that, I will sit someone down if it happens again. The game is at a critical stage," tutur Gerard Sutton, Wasit.
Menanggapi insiden tersebut, James Fisher-Harris mengonfirmasi bahwa dirinya tidak mengucapkan kalimat provokatif melainkan hanya bertepuk tangan.
"I just clapped five times, it got a bit heated. I know those boys, it was the heat of the battle, we were just having fun out there," ungkap James Fisher-Harris, Pemain New Zealand Warriors.
Selain laga panas di Sydney, Round 13 NRL juga mementaskan kemenangan St George Illawarra Dragons 30-26 atas Brisbane Broncos yang sekaligus memutus tren 15 kekalahan beruntun mereka, serta kemenangan Canberra Raiders 26-12 atas Cowboys di GIO Stadium.