Humanzee ditelusuri setelah klaim kelahiran di Florida

Share

Ilmuwan berupaya menciptakan makhluk hibrida manusia dan simpanse yang disebut humanzee, dengan klaim kelahiran di Amerika Serikat sebelum kemudian dimatikan melalui eutanasia, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Menurut laman Ensiklopedia Britannica, ide ini pertama kali muncul dari ahli biologi Rusia bernama Lya Ivanovich yang mencoba memodifikasi air mani kera, namun percobaannya disebut tidak berhasil. Klaim lain yang dibahas Detikcom menyatakan hibrida manusia-simpanse pernah lahir di Amerika Serikat, namun makhluk itu kemudian dimatikan dengan cara di-eutanasia.

Klaim kelahiran itu diungkapkan bertahun-tahun setelahnya oleh psikolog evolusioner Gordon Gallup kepada surat kabar Inggris The Sun, kata Gallup dalam laporan yang dimuat Detikcom.

Pada 2018, Gallup menyebut adanya upaya penciptaan humanzee di pusat penelitian primata di Orange Park, Florida, pada 1920-an, menurut Detikcom. Gallup menjelaskan bahwa para peneliti berusaha memasukkan air mani manusia ke dalam simpanse betina.

"Kehamilan tersebut tidak hanya terjadi tetapi kehamilan tersebut telah cukup bulan dan menghasilkan kelahiran hidup," kata Gordon Gallup kepada The Sun, dilansir dari Detikcom. Detikcom juga menyebut bahwa para ilmuwan kemudian mempertimbangkan moral dan etika dari percobaan tersebut dalam hitungan hari setelah mengetahui dampaknya.

Dilansir dari Detikcom, IFL Science menyatakan bahwa makhluk hibrida manusia dan simpanse itu akhirnya disuntik mati. Gallup menyatakan bahwa ia diberitahu tentang cerita tersebut oleh ilmuwan yang kredibel, namun ia menolak menyebutkan namanya, menurut Detikcom.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author