Jeongyeon TWICE Ungkap Perjuangan Melawan Sindrom Cushing dan Gangguan Kecemasan

Share

Personel grup idola TWICE, Jeongyeon, membagikan refleksi mendalam mengenai perjuangannya bangkit dari penyakit fisik sindrom Cushing dan gangguan kecemasan yang sempat melumpuhkan aktivitas keartisannya sejak tahun 2020. Penampilan terbarunya dalam tur global TWICE dan pemotretan majalah DAZED edisi Juni yang dirilis pada Selasa (19/5/2026) berhasil menarik perhatian masif publik karena memancarkan visual yang bugar dan sehat.

Krisis kesehatan yang dialami Jeongyeon bermula ketika ia didiagnosis menderita hernia nukleus pulposus (HNP) atau saraf terjepit pada lehernya. Pengobatan steroid intensif untuk menyembuhkan cedera tersebut memicu efek samping berupa sindrom Cushing, sebuah gangguan hormonal akibat kelebihan kadar kortisol dalam tubuh yang memicu fluktuasi berat badan drastis.

Dampak Krisis Kesehatan Jeongyeon TWICE
Jenis Tantangan Dampak terhadap Sang Artis
Kesehatan Fisik Mengalami fluktuasi berat badan drastis dan perubahan metabolisme akibat efek samping steroid (Sindrom Cushing).
Kesehatan Mental Mengalami gejala gangguan kecemasan (anxiety) dan serangan panik (panic attack) yang parah.
Dampak Operasional Terpaksa membekukan seluruh aktivitas panggung (hiatus) karena kesulitan menjalani kehidupan sehari-hari secara normal.

Kondisi medis ini diperparah oleh munculnya gejala serangan panik akut serta gangguan kecemasan berlebih. Akibatnya, vokalis TWICE tersebut harus menghentikan seluruh kegiatan keartisan demi menjalani masa pemulihan panjang di bawah bayang-bayang komentar negatif di internet.

Perjuangan emosional tersebut diungkapkan oleh Jeongyeon dalam cuplikan program varietas tvN 'You Quiz on the Block'. Sambil menahan tangis, ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada kakak kandungnya yang juga seorang aktris, Gong Seung Yeon, yang menjadi pilar kekuatan utama selama masa-masa sulit.

"Dia adalah sosok yang memegangi saya erat-erat di saat mental saya sedang hancur. Kakak berkata, 'Ada yang salah dengan tubuhmu. Aku rasa kamu harus segera pergi ke rumah sakit,'" kenang Jeongyeon.

Dorongan dan kepekaan dari sang kakak membuat Jeongyeon segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

"Berkat kepekaannya, saya bisa mendapatkan diagnosis yang benar, menerima perawatan yang tepat, dan memulihkan kesehatan saya kembali. Saya sangat bersyukur sekaligus merasa bersalah karena dia harus memiliki adik seperti saya." kata Jeongyeon.

Melalui pengobatan medis yang disiplin dan olahraga teratur, Jeongyeon perlahan berhasil merebut kembali kesehatannya.

“I was going through a bit of a mental struggle, you held me and said “something is off with your body, you need to go to the hospital”” ungkap Jeongyeon.

Pernyataan tersebut disampaikan Jeongyeon dalam sebuah pesan video emosional yang ditayangkan pada acara bincang-bincang televisi tersebut.

“thanks to you, I was able to get treated well & become healthy again” tulis Jeongyeon.

Selain menyampaikan rasa terima kasih atas pemulihan kesehatannya, Jeongyeon juga memuji kesuksesan karier kakaknya yang terus berkembang pesat di industri hiburan.

“Saya sangat bergantung pada kakak saya. Itu adalah waktu yang sulit secara mental. Kakak saya memegang saya dan berkata, ‘Sepertinya ada yang tidak beres dengan tubuhmu. Saya rasa kamu perlu pergi ke rumah sakit,’ dan dari situlah saya mengetahui diagnosis yang tepat.” ujar Jeongyeon.

Penyakit sindrom Cushing sendiri diakui oleh Jeongyeon sebagai sebuah kondisi medis yang asing baginya sebelum divonis oleh dokter.

“Cushing adalah kata yang belum pernah saya dengar sebelumnya. Berkat kakak saya, saya bisa mendapatkan perawatan yang baik dan menjadi sehat, jadi saya saya sangat berterima kasih.” jelas Jeongyeon.

Sambil meneteskan air mata, sang idola mengungkapkan kebahagiaannya melihat popularitas sang kakak yang semakin menanjak belakangan ini.

“Saya sangat bahagia kakak saya begitu populer dan melakukan dengan baik akhir-akhir ini. Saya sangat berterima kasih karena kamu menjadi kakak yang sebenarnya. Saya merasa terharu. Terima kasih, dan maaf.” tutur Jeongyeon.

Penuturan jujur tersebut juga ditanggapi secara emosional oleh Gong Seung Yeon yang turut hadir dalam program acara yang sama.

“Maaf jika saya memukulmu,” canda Gong Seung Yeon sambil mengusap air matanya.

Aktris tersebut kemudian membagikan cerita mengenai rasa cemas yang dialaminya selama merawat sang adik yang tinggal di asrama kelompok.

“Saya selalu diliputi rasa cemas jika harus meninggalkan adik saya sendirian waktu itu, jadi saya berusaha keras untuk selalu berada di sampingnya sesering mungkin. Saya sangat bersyukur dia berhasil melewati semua ini dengan sangat baik. Setiap kali orang-orang memuji bahwa dia terlihat jauh lebih cantik sekarang, hal itu membuat saya merasa sangat bahagia,” tutur Seung Yeon.

Rasa khawatir yang besar mendorong Seung Yeon untuk membawa sang adik tinggal bersama di rumahnya agar bisa dipantau secara lebih dekat.

“Jeongyeon sangat kesulitan, dan saya merasa sangat cemas meninggalkannya sendirian. Saya hanya ingin menjaganya, jadi saya bilang, ‘Mari kita tinggal bersama.’” jelas Gong Seung Yeon.

Ia mengakhiri kesaksiannya dengan penegasan mengenai keyakinan penuh terhadap bakat serta daya juang yang dimiliki oleh sang adik.

“Saya sangat bersyukur bahwa dia bisa mengatasinya. Ketika saya mendengar orang-orang mengatakan bahwa adik saya menjadi sangat cantik dan telah mendapatkan kembali masa-masa terbaiknya, saya juga merasa sangat bahagia.” pungkas Gong Seung Yeon.

Kakak kandung Jeongyeon tersebut percaya bahwa adiknya memiliki ketahanan yang luar biasa dalam menghadapi setiap tantangan hidup.

“Adik saya adalah orang yang melakukan segala sesuatu dengan baik, tidak peduli apa pun yang dia lakukan, dan dia melakukannya dengan baik, jadi saya tidak meragukan kemampuannya.” tambah Gong Seung Yeon.

Kisah perjuangan kesehatan ini memicu reaksi besar dari para penggemar di internet, dilansir dari media WowKeren. Sebagian penggemar menyatakan kekecewaan terhadap agensi JYP Entertainment yang dinilai kurang proaktif dalam melindungi artisnya dari tindakan body shaming dan spekulasi negatif saat masa hiatus.

“This is the first time Jeongyeon telling us about her illness aside from herniated disc cervical… maybe this is what caused her to take another hiatus. She suffered from 'Cushing's Syndrome'. JYP never informed this and as a result, people were calling her out, body shaming, and so on… JYP!” tulis seorang penggemar.

Banyak penggemar merasa terpukul mengetahui sang idola harus menghadapi tekanan sorotan publik dalam kondisi fisik dan mental yang tidak prima.

“Jeongyeon was attacked from left and right for her appearance while she was fighting a horrific illness behind the scenes. Shame on JYP for not doing anything to stop the wave of hate she received,” tulis penggemar lainnya.

Meskipun sempat menghadapi gelombang ujaran kebencian, arus dukungan dari para penggemar terus mengalir melalui media sosial.

“She has gone through so much for us. Always by your side, Jeongyeon,” tulis penggemar lainnya.

Berdasarkan laporan dari The Korea Times, foto-foto di balik layar penampilan panggung terbaru Jeongyeon kini terus mendapatkan banyak tanggapan positif secara global. Saat ini, Jeongyeon telah kembali ke kondisi kesehatan yang stabil dan sedang melanjutkan rangkaian tur dunia raksasa bersama seluruh anggota TWICE.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author