BNN dan Bea Cukai menggagalkan penyelundupan 2,6 ton narkotika
Tim gabungan BNN, Bea Cukai Karimun, dan Polda Kepri menggagalkan penyelundupan narkotika jenis cair Metamfetamin seberat 2,6 ton melalui kapal kargo di perairan Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. Dilaporkan pula ditemukannya jutaan batang rokok ilegal saat operasi berlangsung pada Senin (17/8/2026), dan 10 orang ditetapkan sebagai tersangka.
Dilansir dari Detikcom, Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menyampaikan operasi tersebut mengamankan 10 orang awak kapal, diikuti barang bukti dari hasil penggeledahan kontainer di atas kapal.
"Adapun rincian tersangka dan barang bukti yang kami amankan dari operasi ini di antaranya 10 orang awak kapal," ujar Kepala BNN, Komjen Suyudi Ario Seto, dalam konferensi pers, Jumat (21/8/2026).
Sepuluh awak kapal yang diamankan merupakan warga negara asing (WNA) dengan inisial AT, ST, YY, KZ, PP, TK, KM, HT, SM, dan TH, sebagaimana diuraikan dalam pemberitaan.
Dilansir dari Detikcom, penyergapan dilakukan pada Senin (17/8/2026) dan melibatkan Kapal Patroli BC 30005 serta BC 20011 dari Kanwilsus BC Kepri, bersama tim K9 Bea Cukai Batam.
Petugas gabungan kemudian menggeledah empat kontainer yang berada di kapal kargo tersebut. Dua kontainer ditemukan dalam kondisi kosong, sedangkan satu kontainer terbuka berisi perkakas seperti tali, sparepart, plastic wrap, serta peralatan lain.
Kontainer tersisa berada dalam kondisi tergembok dan baru dilas. Setelah dibongkar, kontainer tersebut berisi bungkusan rokok berlogo 'GD' dengan gambar daun dan tulisan berbahasa China, berdasarkan penjelasan dalam sumber.
Dalam proses interogasi, petugas mengendus keberadaan tempat penyimpanan mencurigakan di dalam kontainer. Saat pemeriksaan dilakukan, ditemukan drum berkapasitas 200 liter serta satu water tank berkapasitas 1.000 liter.
Cairan di wadah tersebut diuji menggunakan Narcotics Identification Kit dan dinyatakan positif mengandung Metamfetamin. Dilansir dari Detikcom, total barang bukti yang diduga mengandung narkotika jenis Metamfetamin itu mencapai berat bruto 2,6 ton.