Gempa M 7,7 Nagekeo Rusak Hotel di Labuan Bajo

Share

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026) subuh. Bencana alam tersebut berdampak hingga ke kawasan wisata Labuan Bajo dan merusak sejumlah bangunan hotel, dilansir dari Detik Travel.

Pusat gempa berada di kedalaman 15 kilometer dan berlokasi sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo. Dampak gempa menyebabkan kerusakan fisik pada fasilitas akomodasi di Labuan Bajo dengan tingkat kerusakan berada di skala 10 hingga 30 persen. Salah satunya yakni Hotel Jayakarta yang mengalami kerusakan parah pada area lobi akibat ambruknya plafon dan retaknya bagian dinding.

Ketua DPD Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Nusa Tenggara Barat, Lalu Kusnawan mengonfirmasi dampak kerusakan fisik pada sejumlah bangunan akomodasi di area terdampak tersebut.

"Ada beberapa kerusakan di bangunan hotel, tapi sejauh ini rekan-rekan hotel semua selamat," kata Lalu Kusnawan.

Seluruh wisatawan yang menginap dilaporkan telah dievakuasi ke lokasi aman dan situasi di lapangan dipastikan berada dalam kendali pihak pengelola.

"Wisatawan 100% aman sejauh ini, semoga tidak ada korban jiwa," ujar Lalu Kusnawan.

Sebagai Ketua PHRI BPC Lombok Utara sekaligus Ketua Gili Hotels Association, Lalu mengungkapkan rencana penggalangan dana bantuan untuk pemulihan hotel yang terdampak gempa di NTT.

"Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi di NTT, dan kami akan melakukan penggalangan dana, Insyallah untuk membantu yang di NTT. Apalagi Lombok pernah mengalami kejadian serupa," terang Lalu Kusnawan.

Ia menyoroti pentingnya penanganan cepat dari otoritas terkait karena peristiwa ini terjadi di tengah tingginya arus kunjungan wisatawan luar negeri.

"Semoga pemerintah gerak cepat dalam proses evakuasinya. Apalagi saat ini kondisi peak season wisman," kata Lalu Kusnawan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author