Barcelona Tetap Kejar Julian Alvarez Meski Atletico Tolak Negosiasi
Barcelona terus mengejar transfer Julian Alvarez meski Atletico Madrid menolak membuka negosiasi musim panas ini, menurut laporan tanggal 13 Agustus 2026. Klub Catalan tersebut tetap optimis dan enggan mengaktifkan rencana alternatif meskipun beberapa petinggi Barcelona mendesak pencarian striker baru dipercepat. Pelatih Hansi Flick dan Deco kompak ingin menunggu Alvarez, yang menjadi target utama mereka untuk memperkuat lini depan Barcelona tahun ini.
Julian Alvarez sendiri telah menyatakan ketidakpuasan terhadap sikap Atletico Madrid yang menolak melepasnya, meskipun awalnya ada kesepakatan bahwa klub akan memfasilitasi kepergiannya dalam kondisi tertentu.
Alvarez telah berdiskusi dengan pelatih Diego Simeone dan berencana bertemu CEO Atletico, Miguel Angel Gil Marin, untuk meyakinkan klub membuka negosiasi dengan Barcelona. Jika Atletico bersedia bernegosiasi, Barcelona siap meningkatkan tawaran mereka meskipun sebelumnya Joan Laporta menyebut penawaran sudah final.
Namun, risiko menunggu terlalu lama tetap ada karena pilihan lain bisa semakin terbatas mendekati penutupan bursa transfer. Julian Alvarez kembali ke latihan Atletico Madrid setelah liburan, tapi terlihat terisolasi dan menjaga jarak dari rekan satu timnya, menurut laporan 12 Agustus 2026.
Meski menghadapi sikap dingin dari sebagian kecil pendukung klub, Alvarez tetap menjalani sesi latihan tanpa masalah, meskipun suasana di lapangan berbeda dengan rekan satu tim lainnya yang tampak lebih santai. Laporan dari 11 Agustus 2026 menyebutkan Alvarez sempat "meledak" saat kembali ke Madrid dan menegaskan ingin segera pindah ke Barcelona sebelum bursa transfer ditutup. Dia kecewa karena pelatih Simeone dan CEO Gil Marin tidak hadir saat ia kembali ke latihan, padahal ingin berbicara langsung mengenai transfernya.
Alvarez merasa masa depannya di Atletico tidak cerah, khususnya setelah tim gagal bersaing secara serius dengan Barcelona dan Real Madrid dalam beberapa musim terakhir.
Keinginan Alvarez untuk pindah membuat Barcelona semakin bersemangat mengejar tanda tangannya, terutama setelah Ferran Torres kemungkinan meninggalkan klub, sehingga kebutuhan striker utama semakin mendesak.